Profil Letda Inf Thariq Singajuru Terduga Pelaku Penganiayaan Prada Lucky, Lulusan Akademi Militer
Anggota TNI terduga pelaku penganiayaan terhadap Prada Lucky ini bernama lengkap Achmad Thariq Al Qindi Singajuru.
Penulis: Fitri Wahyuni | Editor: M Zulkodri
BANGKAPOS.COM -- Letda Inf Thariq Singajuru merupakan terduga pelaku penganiayaan Prada Lucky Chepril Saputra Namo (23).
Ia adalah senior Prada Lucky, anggota Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan 834/Wakanga Mere, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Letda Inf Thariq Singajuru menjadi salah satu dari 20 senior yang melakukan penganiayaan terhadap Prada Lucky hingga meninggal dunia.
Baca juga: Prada Lucky Dituding Menyimpang, Serma Christian Murka Minta Wartawan Cari Pelaku: Saya Lagi Berduka
Berdasarkan informasi yang beredar, total ada 20 prajurit TNI yang diduga menganiaya korban.
Rinciannya 16 melakukan pemukulan menggunakan selang, sementara 4 sisanya tangan kosong.
Profil Letda Inf Thariq Singajuru
Dikutip dari akun LinkedIn, anggota TNI terduga pelaku penganiayaan terhadap Prada Lucky ini bernama lengkap Achmad Thariq Al Qindi Singajuru.
Ia kini berpangkat Letnan Dua Infanteri disingkat Letda Inf.
Baca juga: Prada Lucky 7 Kali Gagal Masuk Tentara, Kini Tewas Dianiaya Senior, Eks Jenderal: Itu Pembunuhan
Pangkat ini golongan perwira pertama di institusi Tentara Nasional Indonesia (TNI).
Sementara, Infanteri merupakan salah satu kecabangan dalam TNI yang dikenal sebagai pasukan jalan kaki atau pasukan tempur darat utama.
Seorang Letda Inf biasanya memimpin satu peleton pasukan yang terdiri dari 30 hingga 50 orang.
Di akun LinkedIn-nya, Letda Inf Thariq Singajuru menuliskan dirinya alumni SD Al Hanief Moeliza Bekasi, Jawa Barat, (2003-2009).
Ia kemudian melanjutkan pendidikannya di SMP Negeri 4 Palembang, Sumatra Selatan, (2009-2012).
Usai lulus jenjang SMP, Letda Inf Thariq Singajuru kemudian menimba ilmu di SMA Plus Negeri 17 Palembang.
Ia mengambil jurusan Ilmu Pengetahuan Alam dan Biologi, dan lulus 2015.
| Komentar Orang Tua dari Siswa yang Diduga Jadi Korban Penganiayaan di Pesantren, Ungkap Kondisi Anak |
|
|---|
| Kasus Perundungan Siswa, Pihak Pesantren akan Lakukan Evaluasi Pengawasan dan Pembinaan |
|
|---|
| Pendampingan TNI di Lini Pertanian, Dorong Percepatan Olah Lahan di Bangka Selatan |
|
|---|
| Tak Terima Ditanya soal Setoran, Juru Parkir Nekat Aniaya Rekan Sejawat di Pangkalpinang |
|
|---|
| Komandan UNIFIL Puji Keberanian 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon: Kita Berutang Kepada Mereka |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20250809-LETDA-THARIQ.jpg)