Berita Bangka Selatan
Bupati Bangka Selatan Bocorkan Kriteria Calon Sekda dan Kepala OPD
Pejabat yang dicari mulai dari posisi Sekretaris Daerah (Sekda), dua kepala badan dan empat kepala dinas
Penulis: Cepi Marlianto | Editor: Ardhina Trisila Sakti
BANGKAPOS.COM, BANGKA – “Asak kawa dan lulus dalam seleksi akan saya akomodir,” itulah kalimat singkat pertama kali yang dilontarkan oleh Bupati Bangka Selatan, Riza Herdavid kepada Bangkapos.com, Sabtu (16/8/2025) saat ditanya mengenai kriteria khusus pejabat yang dia cari.
Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan, Kepulauan Bangka Belitung tengah melakukan seleksi terbuka pengisian tujuh jabatan pimpinan tinggi pratama.
Jabatan tersebut mulai dari posisi Sekretaris Daerah (Sekda), dua kepala badan dan empat kepala dinas. Mulai dari Badan Perencanaan, Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda).
Lalu, Badan Keuangan Daerah (Bakuda) serta Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan (DPPP). Dilanjutkan, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi serta Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga (DPKO). Terakhir Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).
Menurutnya ‘asak kawa, kite pacak’ merupakan slogan utama dalam pembangunan di Kabupaten Bangka Selatan. Artinya, asalkan mau, kita bisa.
Oleh karena itu, pejabat yang hendak mengisi tujuh jabatan tersebut termasuk posisi Sekda harus memiliki sikap kawa alias mau. Setiap pejabat yang ditunjuk harus terus berusaha dan pantang menyerah dalam mensejahterakan masyarakat.
Slogan ini menekankan pentingnya kemauan dan usaha keras dalam mencapai tujuan. Jika ada kemauan, maka pasti ada jalan untuk mewujudkannya.
Karena Riza Herdavid yakin, siapa yang bersungguh-sungguh dia pasti berhasil. Sebab itu, dirinya akan memilih pejabat dengan kriteria aparatur sipil negara (ASN) khususnya pegawai negeri sipil (PNS) yang memiliki kinerja yang seirama dengan dirinya.
Dipastikan yang bisa sejalan, dengan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Bangka Selatan. Menjadi pejabat di era kepemimpinannya diklaim bukan untuk dilayani. Melainkan harus menjadi pelayan serta melayani masyarakat dengan baik sesuai tugas pokok dan fungsi seorang ASN.
“Intinya saya butuh ASN atau Eselon II yang kinerjanya bisa mendobrak daya bangkit kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Bangka Selatan,” tegas Riza Herdavid.
Terkhusus posisi Sekda, politikus PDIP ini ingin pejabat yang menempati memiliki pengalaman di bidang pemerintahan dan mampu membina seluruh ASN Kabupaten Bangka Selatan.
Sekda merupakan jabatan tertinggi bagi kalangan ASN. Selain itu, memiliki integritas, profesionalitas serta proaktif dalam menjalankan program pembangunan.
Apalagi kepemimpinan Riza Herdavid dan Debby Vita Dewi ingin pejabat memiliki kerja cepat. Secara otomatis pengisian posisi enam jabatan kepala badan dan dinas yang ikut dilelang harus memiliki kriteria serupa.
Di sisi lain, Riza Herdavid turut menegaskan seleksi jabatan tersebut tidak ada rekayasa dan kepentingan politik.
Proses seleksi dilakukan secara terbuka dan sesuai regulasi yang berlaku. Bahkan panitia seleksi terdiri dari kalangan internal pemerintah daerah, perguruan tinggi, akademisi dan juga birokrat dari Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
| Harga TBS Masih Dibahas, Perusahaan di Bangka Selatan Tunggu Hasil Kesepakatan |
|
|---|
| Apkasindo Bangka Selatan Pasang Batas, Harga Sawit Tidak Boleh di Bawah Rp2.800 |
|
|---|
| Harga TBS Petani Anjlok, Pemkab Bangka Selatan Ungkap Penyebabnya |
|
|---|
| Harga TBS Minimal Rp2.800, Ini Strategi Pemkab Bangka Selatan Lindungi Petani |
|
|---|
| Pemkab Bangka Selatan Undang Petani dan Pengusaha Sawit Bahas Harga TBS Tak Sesuai Pasaran |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20240830-Riza-Herdavid-Bupati-Bangka-Selatan.jpg)