Selasa, 19 Mei 2026

Berita Pangkalpinang

Rahasia Tenang ala Basit Cinda: Seimbangkan Karier dan Ibadah Lewat Majelis Taklim

Menjalani hidup tak hanya soal mengejar urusan dunia, tetapi juga menyeimbangkannya dengan kepentingan akhirat.

Tayang:
Penulis: Rizki Irianda Pahlevy | Editor: M Ismunadi
Bangkapos.com/Rizki Irianda Pahlevy
Basit Cinda (kedua dari kiri) saat mengikuti majelis taklim di Daarul Mahabbah, Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Sabtu (16/8/2025). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA – Menjalani hidup tak hanya soal mengejar urusan dunia, tetapi juga menyeimbangkannya dengan kepentingan akhirat.

Hal ini diyakini menjadi kunci terciptanya ketenangan batin bagi setiap orang.

Pandangan tersebut disampaikan Basit Cinda saat menghadiri Majelis Taman Hati Akbar yang berlangsung di Daarul Mahabbah, Kota Pangkalpinang, Sabtu (16/8/2025).

Kegiatan ini menghadirkan sejumlah tokoh agama yang memberikan tausyiah, dan diikuti ratusan jamaah dengan penuh antusias.

Basit, yang pernah menjabat sebagai Ketua Komisariat FKM UI Himpunan Mahasiswa Islam, mengungkapkan bahwa keterlibatannya dalam kegiatan keagamaan sudah menjadi bagian dari kehidupannya sejak lama.

“Kalau soal majelis taklim, saya mengikuti bukan karena pilkada atau momen tertentu saja. Sejak dulu, kehidupan sehari-hari saya memang sudah erat dengan kegiatan spiritual,” jelasnya.

Menurut Basit, mengikuti majelis taklim membawa banyak manfaat, mulai dari menjernihkan pikiran, menenangkan hati, hingga menjaga kestabilan emosi dan mental.

“Kegiatan seperti ini membantu kita menjaga iman, sekaligus menjadi benteng agar tetap kuat menghadapi berbagai ujian hidup,” tambahnya.

Ia menilai, majelis taklim juga memiliki fungsi strategis sebagai pusat pendidikan agama, pembinaan akhlak, serta penguat tali persaudaraan (ukhuwah islamiyah) di tengah masyarakat.

Basit mengingatkan, bekerja keras setiap hari tanpa diimbangi ibadah dapat mengganggu keseimbangan hidup.

“Kalau kerja terus tapi lupa ibadah, berarti tidak seimbang antara dunia dan akhirat. Lewat majelis seperti ini, kita belajar menata hati, karena hidup tidak selalu mulus,” ujarnya.

Bagi Basit, majelis taklim bukan sekadar forum keagamaan, tetapi juga ruang untuk mengisi energi positif, mempererat silaturahmi, dan menjaga kesehatan rohani di tengah kesibukan dunia modern. (Bangkapos.com/Rizki Irianda Pahlevy)

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved