Sabtu, 9 Mei 2026

Pilkada Pangkalpinang 2025

Pilkada Ulang Momentum Bersatu, Ketua DPRD Pangkalpinang Ingatkan Jaga Adat Melayu

Pelaksanaan Pilkada Ulang pada 27 Agustus 2025 mendatang merupakan wujud nyata masyarakat dalam memaknai kemerdekaan RI.

Tayang:
Penulis: Andini Dwi Hasanah | Editor: M Ismunadi
bangkapos.com/dokumentasi
Ketua DPRD Kota Pangkalpinang, Abang Hertza. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Ketua DPRD Kota Pangkalpinang, Abang Hertza, menyebut pelaksanaan Pilkada Ulang pada 27 Agustus 2025 mendatang merupakan wujud nyata masyarakat dalam memaknai kemerdekaan Republik Indonesia yang kini memasuki usia ke-80 tahun.

Menurut Hertza, kontestasi politik tersebut bukan sekadar agenda lima tahunan, tetapi menjadi sarana penting melahirkan pemimpin yang benar-benar lahir dari rakyat, serta mampu bekerja untuk kepentingan masyarakat luas.

“Pilkada ulang ini adalah proses konstitusional. Ia hadir sebagai jawaban atas kebutuhan publik, bagaimana pemimpin bisa lahir dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat. Inilah bentuk kita mengisi kemerdekaan,” ujar Hertza kepada Bangkapos.com, Minggu (17/8/2025).

Ia menegaskan, kemerdekaan yang telah berusia delapan dekade harus tercermin dalam kualitas demokrasi.

Bukan hanya matang dari segi usia bangsa, tetapi juga kedewasaan masyarakat dalam menentukan pilihan politik.

“Delapan puluh tahun merdeka adalah usia yang sangat matang. Karena itu, kualitas demokrasi kita juga harus matang. Pilkada ulang ini menjadi momentum membuktikan kedewasaan berdemokrasi,” imbuhnya.

Hertza yang juga dikenal sebagai tokoh masyarakat Melayu mengingatkan, Pangkalpinang adalah kota majemuk dengan beragam suku, agama, dan latar belakang.

Karena itu, ia mengajak warga menjaga keharmonisan meski berbeda pilihan.

“Berbeda pandangan politik itu lumrah. Namun sebagai masyarakat Melayu, mari tetap menjunjung tinggi adat dan budaya kita. Jangan sampai perbedaan memecah belah, tapi justru jadikan perbedaan sebagai hal positif,” katanya.

Ia berharap gelaran Pilkada Ulang pada 27 Agustus mendatang berlangsung damai, tertib, dan penuh semangat persatuan.

Menurutnya, menjaga kerukunan di tengah dinamika politik merupakan bentuk nyata memaknai kemerdekaan di tingkat daerah.

“Marilah kita sambut pesta demokrasi ini dengan semangat kebersamaan. Delapan puluh tahun kemerdekaan harus kita isi dengan hal-hal positif, termasuk melahirkan pemimpin terbaik melalui proses demokrasi yang sehat,” tutup Hertza. (Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved