Selasa, 28 April 2026

Profil Tokoh

Biodata Mangkunegara X Gusti Bhre Dicopot Erick Thohir dari Komisaris PT KAI

Gusti Bhre saat ini bertakhta sebagai Sri Paduka Mangkunagara X atau raja/adipati di Kadipaten Mangkunegaran.

Editor: Fitriadi
TribunSolo.com/Dok Humas Pemkot Solo
MANGKUNEGARA X - GPH Bhre Cakrahutomo Wira Sudjiwo atau Gusti Brhe yang resmi jadi Pangeran Adipati Arya (KGPAA) Mangkunegara X di Pura Mangkunegaran, Sabtu Pahing (12/3/2022). 

BANGKAPOS.COM - Menteri BUMN Erick Thohir belum lama ini mencopot sejumlah sosok yang menjabat di jajaran Direksi dan Komisaris PT Kereta Api Indonesia (Persero).

Satu di antara pejabat komisaris PT KAI yang diganti adalah Bhre Cakrahutomo Wira Sudjiwo atau yang biasa dikenal sebagai Gusti Bhre.

Pergantian jabatan komisaris Gusti Bhre tertuang dalam Surat Keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Direktur Utama Perusahaan Perseroan (Persero) PT Danantara Asset Management Selaku Para Pemegang Saham Perusahaan Perseroan serta surat keputusan Nomor: SK-224/MBU/08/2025 dan SK.039/DI-DAM/DO/2025 tanggal 12 Agustus 2025.

Baca juga: Segini Gaji Wakil Menteri Jika Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN

Vice President Public Relations KAI Anne Purba menjelaskan selain perubahan posisi direktur utama, ada pula perubahan susunan direksi dan komisaris.

Anne menyebut perubahan ini adalah momentum penting bagi KAI untuk melanjutkan strategi, mempercepat inovasi, dan meningkatkan kualitas layanan.

“KAI akan terus melakukan pembaruan dan perbaikan secara menyeluruh demi mewujudkan visi menggerakkan transportasi berkelanjutan, meningkatkan kualitas hidup masyarakat, serta memberikan nilai tambah yang kontinu bagi masyarakat dan bangsa,” kata Anne, Rabu (13/8/2025).

Gusti Bhre menjadi Komisaris PT KAI per 15 Agustus 2022 atau hampir tiga tahun lalu.

Komisaris adalah pejabat yang bertugas mengawasi dan memberikan nasihat kepada direksi.

Baca juga: Viral Gaji DPR RP3 Juta Sehari, Puan Maharani Akhirnya Buka Suara : Enggak Ada Kenaikan

Namu, semenjak keluar SK pergantian dari Menteri BUMN, nama Gusti Bhre sudah tidak tercantum lagi sebagai Komisaris PT KAI.

Sosok Gusti Bhre

Bhre Cakrahutomo Wira Sudjiwo atau biasa dikenal sebagai Gusti Bhre.

Bhre saat ini bertakhta sebagai Sri Paduka Mangkunagara X atau raja/adipati di Kadipaten Mangkunegaran yang berdiri tahun 1757 di Kota Solo, Jawa Tengah.

Dikutip dari Tribunnewswiki, Gusti Bhre adalah putra GPAA Mangkunegara IX dari istri kedua atau permaisuri GKP Prisca Marina Yogi Supardi. Ia lahir pada 29 Maret 1997.

GPAA Mangkunegara meninggal tanggal 13 Agustus 2021. Lalu, Gusti Bhre ditetapkan sebagai penerus takhta Kadipaten Mangkunegaran tanggal 1 Maret 2022.

Bhre kemudian dinobatkan sebagai raja pada 12 Maret 2022, bertepatan penanggalan Jawa pada hari Sabtu Pahing, 8 Ruwah 1955 Alip.

Saat dinobatkan sebagai raja, Gusti Bhre masih berusia 24 tahun.

Gusti Bhre memiliki kakak perempuan bernama GRAJ Ancillasura Marina Sudjiwo.

Ia juga memiliki dua kakak tiri dari istri pertama KGPAA Mangkunegara IX, Sukmawati Soekarnoputri.

Kedua kakak tiri Gusti Bhre adalah GPH Paundrakarna Sukma Putra dan GRA Putri Agung Suniwati (Menur).

Dinamika pra-penobatan

Melansir Wikipedia, pemilihan Gusti Bhre sebagai Adipati Pura Mangkunegaran menghadapi lika-liku.

Sebagai anak laki-laki dari putri permaisuri (garwa padmi), ia merupakan kandidat utama. Namun tradisi pemilihan penguasa Mangkunegaran tidak mengikuti aturan demikian secara kaku.

Muncullah nama GPH Paundrakarna sebagai anak laki-laki tertua dari KGPAA.

Mangkunegara IX, meskipun ia bukanlah anak dari permaisuri karena ibunya telah bercerai dari Mangkunegara IX sebelum Mangkunegara IX naik takhta.

Selain GPH Paundrakarna, muncul pula nama Kanjeng Roy (KRMH. Roy Rahajasa Yamin) yang merupakan sepupunya yang adalah putra tertua dari kakak perempuan mendiang KGPAA. Mangkunegara IX.

Selain soal isu urutan suksesi, Gusti Bhre juga dihadapkan pada isu keyakinan agamanya.

Sebagai penerus salah satu dinasti keturunan Mataram, penguasa haruslah beragama Islam.

Meskipun tidak ada yang menyuarakan secara terbuka, Gusti Bhre merupakan seorang penganut Katolik.

Meski demikian, Gusti Bhre diketahui telah berpindah dari Katolik menjadi Islam sebagai mualaf sehingga sudah sesuai dengan paugeran atau aturan naik takhta sebagai Adipati dan kemudian dilantik sebagai KGPAA. Mangkunegara X.

Semua isu ini kemudian selesai setelah beredarnya pengumuman dari perwakilan kerabat inti yang ditandatangani oleh dua orang saudara ayahnya, GRAy. Retno Satuti dan GRAy. Retno Rosati, yang pada intinya adalah menyetujui Gusti Bhre sebagai penerus Pengageng Pura.

Upacara penobatan KGPAA. Mangkunegara X dilaksanakan pada hari Sabtu Pahing, tanggal 12 Maret 2022 di Pendapa Ageng Pura Mangkunegaran.

Penobatan dilakukan oleh GKP. Mangkunegara IX dilanjutkan dengan pembacaan sumpah setia dan pidato sambutan oleh KGPAA. Mangkunegara X.

Upacara ini dihadiri oleh Presiden RI Joko Widodo, tiga penguasa pewaris takhta Mataram lainnya (Sri Susuhunan Pakubuwono XIII, Sri Sultan Hamengkubuwono X, dan KGPAA. Paku Alam X), Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, dan Walikota Surakarta Gibran Rakabuming Raka.

Seusai pengambilan janji setia, dilanjutkan dengan pementasan Beksan (tarian) Bedhaya Anglir Mendhung, tarian yang diciptakan untuk mengingat perjuangan Mangkunegara I melawan VOC sampai berdirinya Kadipaten Praja Mangkunegaran.

Riwayat Pendidikan

Gusti Bhre menamatkan pendidikan S-1 di Fakultas Hukum Universitas Indonesia pada 2019.

Ketika masih menjadi mahasiswa, Gusti Bhre dan timnya berhasil mendapat gelar champion pada sesi final Pre-Moot Willem C. Vis Internasional Commercial Arbitration Moot yang ke-10 di Praha, Republik Ceko.

Willem C. Vis International Commercial Arbitration Moot (Vis Moot) adalah pertandingan pengadilan semu yang diadakan oleh Pace Law School, Vis Moot Foundation dan United Nations Commission on International Trade Law.

Adapun Pre-Moot merupakan ajang pemanasan para peserta untuk memperbaiki argumen dan latihan tanding sebelum terjun ke ajang Vis Moot.

Mundur dari Pencalonan Wali Kota Solo

Bhre pernah menjadi bakal calon Wali Kota Solo pada Pilwalkot Solo. Dia diusung oleh enam partai, yakni Gerindra, Golkar, PKS, PAN, PKB, dan PSI.

Namun, Gustri Bhre memilih mundur. Saat itu dia digantikan oleh Respati Ardi yang kini menjadi Wali Kota Solo.

Pengunduran diri Bhre disampaikan Selasa malam, (27/8/2024).

Ketua DPC Gerindra Solo Ardianto Kuswinarno menemui Gusti Bhre keesokan harinya.

Dalam pertemuan itu Gusti Bhre menjelaskan sejumlah alasan dirinya mundur dari pencalonan Wali Kota Solo.

Faktor utama mundurnya Gusti Bhre adalah terjadinya perselisihan di keluarga serta internal Mangkunegaran.

"Yang jelas beliau menggambarkan, saya belum bisa mengatur yang kecil. Artinya keluarga saja saya belum bisa menyelesaikan."

"Kalau yang kecil saja belum bisa, apalagi yang besar yang cukup berat. saya sadar diri ternyata butuh banyak perhitungan," kata Ardianto dikutip dari Tribun Solo.

Selain itu, Gusti Bhre tak mendapat restu ibu untuk bertarung dalam kontestasi Pilkada 2024.

"Di keluarga sendiri masih debatable, ternyata ibu juga masih bertahan kekeuh tidak menyetujui, ya sudah. Saya tidak akan melawan ibu," tutur Ardianto menirukan ucapan Gusti Bhre.

Biodata

  • Nama lengkap: Bhre Cakrahutomo Wira Sudjiwo
  • Nama panggilan: Gusti Bhre
  • Kelahiran: 29 Maret 1997 (usia 28 tahun), Kota Surakarta
  • Orang tua: Mangkunegara IX
  • Kakek-Nenek: Mangkunegara VIII
  • Buyut: Mangkunegara VII
  • Berkuasa: 12 Maret 2022 – sekarang
  • Dinasti: Mataram

(Tribunnews/Febri/Suci/Nanda/Tribunewswiki.com/Bangkapos.com)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved