Kamis, 14 Mei 2026

Berita Viral

Besarnya Cinta Kakek Nenek Rawat Tiga Cucu yang Ditinggal Ayah dan Ibu di Karangasem Bali

Sejak ayahnya meninggal akibat kecelakaan, Putu Eka dan dua adiknya tinggal bersama kakek-neneknya di Banjar Ketug, Karangasem. 

Tayang:
Editor: Fitriadi
TRIBUN BALI/KOMANG APRIADI GUNAWAN
RAWAT ANAK YATIM – Tim Tribun Bali saat mengunjungi rumah tiga anak yatim bersama kakek dan neneknya di Desa Antiga, Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem, Bali. Kakek dan nenek ini berjuang merawat tiga cucunya yang masih kecil. 

BANGKAPOS.COM, AMLAPURA - Pasangan kakek dan nenek di Banjar Ketug, Desa Antiga, Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem, Bali, tengah berjuang menghidupi tiga cucunya. 

Nyoman Kari Sepel dan I Ketut Sari dengan telaten merawat tiga cucu yang kini berstatus anak yatim. 

Sejak ayahnya meninggal pada 2021 akibat kecelakaan, ia dan kedua adiknya tinggal bersama kakek-neneknya di rumah sederhana di Banjar Ketug.

Baca juga: Santi Tinggalkan 5 Anak di Gresik Setelah Suami Meninggal, Essel dan Adik-adiknya Bingung Cari Makan

Sementara sang ibu, memilih pulang ke rumah asalnya dan membiarkan mereka tinggal bersama kakek dan neneknya.

Si sulung bernama Putu Eka Kusumadewi (10) setiap hari sepulang sekolah membantu kakek nenek untuk menjaga dua adiknya.

Di pundaknya, ada harapan besar, bukan hanya untuk dirinya, tetapi juga untuk kedua adiknya Kadek Ayu Wulandari (7) dan I Gede Ngurah Laksmana Suputra (4).

Setiap hari, Putu Eka menyusuri jalan berbukit menuju sekolah. Di tangannya, sebuah senter kecil menuntun langkah. 

Putu Eka duduk di bangku kelas V SD. Tetapi beban yang dipikulnya jauh lebih besar dari usianya.

Baca juga: Pengakuan Ridwan Kamil, Sempat Minta Maaf Akui Dosa dan Khilaf, Muncul Kasus dengan Lisa Mariana

 “Saya ingin menjadi perawat, agar bisa menolong orang sakit,” ungkap Putu Eka dengan polosnya.

Kata-kata itu seakan menunjukkan betapa besar harapan Putu Eka. 

Meskipun di usia belia, hidup dengan berbagai keterbatasan, ia tetap memiliki cita-cita untuk membantu sesama.

Putu Eka tinggal di rumah sederhana dan dapurnya berdinding bambu. 

Namun di dalamnya, kasih sayang tumbuh dari kakeknya Nyoman Kari Sepel dan neneknya I Ketut Sari. 

Mereka sudah renta, namun cinta mereka ke ketiga cucunya sangat besar.

Kari Sepel hanyalah seorang lansia, yang sehari-hari mencari rumput untuk pakan ternak sapi milik orang lain yang ia pelihara. 

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved