Sosok Burhanuddin Abdullah, Koruptor YLPPI Dapat Penghargaan dari Presiden Prabowo, Eks Gubernur BI
Burhanuddin Abdullah dianugerahi penghargaan Bintang Mahaputera Adipradana.
Penulis: Fitri Wahyuni | Editor: Evan Saputra
BANGKAPOS.COM -- Presiden Prabowo Subianto menganugerahkan Tanda Kehormatan kepada 141 tokoh di Istana Negara, Jakarta, Senin (25/8/2025).
Tanda kehormatan tersebut berupa Tanda Bintang Republik Indonesia Utama, Bintang Mahaputera Adipurna, Bintang Mahaputera, Bintang Jasa, Bintang Kemanusiaan, Bintang Budaya Parama Dharma, dan Bintang Sakti
Satu diantara yang menerima penghargaan dari Presiden Prabowo adalah mantan Gubernur Bank Indonesia (BI) sekaligus eks napi koruptor Burhanuddin Abdullah.
Burhanuddin Abdullah dianugerahi penghargaan Bintang Mahaputera Adipradana.
Bintang Mahaputera Adipradana adalah salah satu kelas tanda kehormatan tertinggi di Indonesia yang diberikan oleh Presiden kepada individu yang dianggap berjasa luar biasa bagi bangsa dan negara.
Penghargaan ini diberikan kepada mereka yang telah memberikan pengabdian dan jasa besar di berbagai bidang seperti sosial, politik, ekonomi, hukum, budaya, ilmu pengetahuan, dan teknologi, yang bermanfaat untuk kemajuan, kesejahteraan, dan kemakmuran bangsa serta negara.
Bintang Mahaputera Adipradana diberikan dalam bentuk selempang dengan bintang yang dipakai di pinggang kiri, lengkap dengan patra yang dikenakan di dada kiri dan miniatur pada lidah baju.
Sosok Burhanuddin Abdullah
Burhanuddin Abdullah adalah seorang ekonom dan pejabat publik Indonesia yang memiliki rekam jejak karier penting sekaligus kontroversial.
Ia lahir di Garut, Jawa Barat, 10 Juli 1947.
Burhanuddin Abdullah adalah eks napi koruptor yang pernah divonis lima tahun penjara karena korupsi dana milik Yayasan Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (YLPPI) senilai Rp 100 miliar.
Ia merupakan mantan Gubernur Bank Indonesia (BI) 2003 hingga 2008.
Burhanuddin Abdullah menyandang gelar Sarjana Pertanian (Ir) dari Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran, Bandung (1974).
Ia juga menyandang gelar Master of Arts (MA) di bidang Ekonomi dari Michigan State University, Amerika Serikat (1984).
Lalu, Board of Advisors di Prasasti Center for Policy Studies ini pun turut menyandang gelar Doktor Honoris Causa bidang ekonomi dari Universitas Diponegoro (Undip) pada 2006.
| Ini Hasil Pertemuan Presiden Prabowo Bertemu Vladimir Putin di Kremlin |
|
|---|
| Borong Penghargaan, Pemkab Basel Sabet GENTING Award Gold untuk Penanganan Stunting |
|
|---|
| Pemprov Babel Terima Penghargaan dari KPK, Hidayat Arsani Siap Bekerja Sesuai Aturan |
|
|---|
| Direktur Utama PLN Raih Penghargaan Green Leadership, PLN Borong 11 PROPER Emas KLH 2025 |
|
|---|
| KPK Kumpulkan Rp10,9 Miliar dari Lelang Aset Koruptor, Ratusan Peserta Ikut Berburu Barang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20250826-Sosok-Burhanuddin-Abdullah.jpg)