Jumat, 1 Mei 2026

Advetorial

PLN dan BNI Dorong UMK Bangka Belitung Melek Digital Lewat Edukasi QRIS

Perwakilan Bank BNI KCU Pangkalpinang, Agus Wahyudi, menyampaikan bahwa QRIS merupakan solusi pembayaran yang mudah, efisien, dan terinteg

Tayang:
Editor: Hendra
Dokumentasi/PLN
Antusiasme peserta terlihat dari partisipasi aktif mendengarkan narasumber, Perwakilan dari BNI KCU Pangkalpinang, Agus Wahyudi selama kegiatan . Salah satu mitra binaan mengaku memperoleh wawasan baru yang relevan untuk diterapkan dalam usaha. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA — Transformasi digital bagi pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK) di Bangka Belitung terus didorong melalui sinergi antara Hub UMK PLN UIW Bangka Belitung dan Bank BNI KCU Pangkalpinang. Kolaborasi ini diwujudkan lewat kegiatan sarasehan bertema “Manajemen QRIS untuk Payment Menuju Go Digital” yang digelar di Galeri Hub UMK Bangka Belitung, Jumat (17/4/2026).

Sarasehan tersebut dilaksanakan secara hybrid dengan melibatkan mitra binaan yang hadir langsung maupun mengikuti secara daring.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana edukasi, tetapi juga wadah diskusi interaktif untuk memperdalam pemahaman pelaku usaha mengenai sistem pembayaran digital berbasis QRIS.

Perwakilan Bank BNI KCU Pangkalpinang, Agus Wahyudi, menyampaikan bahwa QRIS merupakan solusi pembayaran yang mudah, efisien, dan terintegrasi, sehingga dapat membantu UMK dalam mengembangkan usaha di era digital.

“Pemanfaatan QRIS tidak hanya memudahkan transaksi, tetapi juga membantu pelaku usaha dalam pencatatan keuangan yang lebih tertib, akurat, dan akuntabel,” ujarnya.

Dalam sesi materi, peserta memperoleh pemahaman mengenai manfaat, mekanisme, hingga implementasi QRIS dalam aktivitas usaha sehari-hari. Diskusi interaktif yang berlangsung turut membuka ruang bagi pelaku UMK untuk menyampaikan tantangan dalam proses digitalisasi.

General Manager PLN UIW Bangka Belitung, Ira Savitri, mengatakan bahwa digitalisasi menjadi kunci penting dalam meningkatkan daya saing UMK di era ekonomi modern.

“Kami berkomitmen mendorong UMK agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Pemanfaatan sistem pembayaran digital seperti QRIS menjadi langkah strategis untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, dan memperluas akses pasar,” kata Ira.

Ia menambahkan, melalui program pembinaan di Hub UMK, PLN tidak hanya berperan sebagai penyedia listrik, tetapi juga sebagai penggerak ekonomi masyarakat.

Antusiasme peserta terlihat dari partisipasi aktif selama kegiatan. Salah satu mitra binaan mengaku memperoleh wawasan baru yang relevan untuk diterapkan dalam usaha.

Melalui sinergi antara PLN dan BNI, kegiatan ini diharapkan mampu mempercepat transformasi digital UMK di Bangka Belitung, sehingga pelaku usaha dapat berkembang secara berkelanjutan dan lebih kompetitif di pasar digital. (*/E8)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved