Kamis, 14 Mei 2026

Waspada Penipuan Rekrutmen, PT Timah Tegaskan Tidak Ada Penerimaan Karyawan Baru

PT Timah (Persero) Tbk mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap maraknya penipuan lowongan kerja yang ...

Tayang:
Istimewa
Departement Head Corporate Communication PT Timah (Persero) Tbk, Anggi Siahaan. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- PT Timah (Persero) Tbk mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan lowongan kerja yang mengatasnamakan perusahaan maupun anak usahanya yang marak beredar di media sosial dan grup percakapan.

Perusahaan menegaskan bahwa saat ini tidak sedang membuka rekrutmen atau penerimaan karyawan baru. Karena itu, masyarakat diminta agar tidak mudah percaya terhadap informasi lowongan kerja yang disebarluaskan melalui pesan singkat, media sosial, maupun pihak-pihak yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

Belakangan ini, informasi palsu terkait rekrutmen PT Timah banyak beredar di berbagai platform media sosial dan aplikasi percakapan WhatsApp. Modus yang digunakan pelaku umumnya berupa pengiriman surat undangan wawancara kerja yang dibuat menyerupai dokumen resmi perusahaan.

Dalam aksinya, pelaku kemudian meminta korban untuk mentransfer sejumlah uang dengan dalih biaya transportasi, akomodasi, administrasi, maupun kebutuhan lainnya yang dijanjikan akan diganti setelah proses rekrutmen berlangsung.

PT Timah mengingatkan, seluruh informasi resmi terkait rekrutmen karyawan hanya diumumkan melalui kanal resmi perusahaan, yakni website resmi PT Timah (www.timah.com) dan media sosial resmi @officialtimah.

Selain itu, Perusahaan juga mengimbau masyarakat agar lebih cermat dalam menerima informasi rekrutmen dan tidak tergiur dengan tawaran pekerjaan yang meminta sejumlah uang, menjanjikan kelulusan, maupun mengatasnamakan pejabat perusahaan.

"PT Timah (Persero) Tbk menyampaikan bahwa saat ini perusahaan tidak sedang membuka rekrutmen atau penerimaan karyawan baru," ujar Departement Head Corporate Communication PT Timah (Persero) Tbk, Anggi Siahaan.

Lebih lanjut, Anggi menambahkan, setiap proses rekruitmen tidak dipungut biaya apapun. Seluruh proses rekrutmen diumumkan dan dilaksanakan secara resmi melalui kanal resmi perusahaan.

"Masyarakat diharapkan lebih bijak dan teliti agar tidak menjadi korban penipuan,” pesan Anggi.

Selain itu, masyarakat juga diminta untuk selalu melakukan verifikasi informasi melalui kanal resmi perusahaan sebelum mempercayai maupun menyebarluaskan informasi terkait lowongan kerja. (*/E1)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved