bangka pos hari ini
4 Pasang Baju Dinas Baru Anggota DPRD Bangka Belitung, Melalui Proses Lelang dan Bahannya Cotton
Sekretaris DPRD Babel, M Haris mengatakan penganggaran baju dinas ini wajib dilakukan sebagai hak keuangan dan administratif anggota DPRD.
BANGKAPOS.COM - Anggaran untuk baju dinas 45 Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bangka Belitung tahun 2021 ini, mencapai total Rp317.700.000. Jumlah ini didapati dari empat pasang baju dinas baru yang akan diterima para wakil rakyat tersebut.
Dari data yang diterima, Anggota DPRD Babel akan mendapatkan dua pasang pakaian dinas harian (PDH), dengan anggaran per orang Rp1.720.000. Totalnya, untuk 45 Anggota DPRD Babel mencapai Rp154.800.000.
Kemudian, Anggota DPRD Babel juga akan mendapatkan satu pasang pakaian sipil harian (PSH), dengan anggaran per orang Rp1.720.000. Totalnya, untuk 45 Anggota DPRD mencapai Rp77.400.000.
Lalu, setiap Anggota DPRD Babel akan mendapatkan satu pasang pakaian dinas resmi (PDR), dengan anggaran Rp1.900.000. Maka untuk 45 Anggota DPRD, total anggarannya Rp85.500.000.
Baca juga: Pemkab Bangka Dapat Bantuan 3 Alat Terapi Oksigen
Sekretaris DPRD Babel, M Haris mengatakan penganggaran baju dinas ini wajib dilakukan sebagai hak keuangan dan administratif anggota DPRD.
"Ini setiap tahun dianggarkan, jadi yang dianggarkan wajib di dewan itu, ada jas namanya pakaian sipil lengkap (PSL), itu dianggarkan lima tahun sekali saat di awal. Sementara, selama setahun sekali wajib dianggarkan empat pasang tadi," ujar Haris, Senin (30/8/2021).
Diakuinya, besaran harga baju dinas para wakil rakyat ini sesuai dengan standar ketentuan.
"Sudah melalui proses lelang dan sudah ada pemenangnya, sekarang dalam proses pengukuran pakaian dinas. Bahannya cotton, kalau dengan harga segitu harusnya berkualitas," kata Haris.
Tak hanya baju dinas, Anggota DPRD Babel juga akan mendapatkan baju adat untuk upacara Hari Jadi Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Namun, untuk penganggaran baju adat belum dilakukan pelelangan.
"Pakaian adat di anggarkan satu pasang, terdiri dari hiasan kepala, bermotif khas daerah kita, bentuk jas, satu set kain songket, itu dianggarkan maksimal Rp4 juta. Seluruh anggaran itu sudah sesuai dengan standar satuan di Pemprov Babel," jelasnya.
Ketua Komisi II DPRD Babel, Adet Mastur mengaku belum melalukan pengukuran baju dinas baru tersebut.
Menurutnya, penganggaran baju dinas yang dilakukan setiap tahun ini, sebagai penunjang kinerja para anggota DPRD.
"Tahun ini belum ada informasi, dulu setiap tahun memang ada dapat, ini dikatakan mubazir (walau dilakukan penganggaran setiap tahun red), tentu tidak, karena dipakai saat rapat ataupun paripurna. Selain untuk seragam, kadang kadang badan anggota ada yang semakin kurus atau besar, tidak sesuai dengan kondisi badan, memang juga ada ketentuannya," kata Adet.
Baca juga: Forkoda Bangka Utara Sampaikan Progres Perjuangan ke DPRD Bangka
4 kali refocusing
Wakil Gubernur Babel, Abdul Fatah mengatakan target pendapatan daerah yang dianggarkan dalam rancangan perubahan APBD tahun 2021 menurun 0,64 persen.
"Perubahan APBD ini dengan memperhatikan kondisi ekonomi dan kapasitas fiskal daerah akibat pandemi Covid 19," ujar Abdul Fatah dalam rapat paripurna penyampaian RAPBD Perubahan tahun 2021 di DPRD Babel.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/m-haris_20180912_141319.jpg)