Inilan Sosok Orang Toxic yang Dimaksud Luhut yang Diungkap Juru Bicaranya, Jodi Mahardi
Jodi Mahardi, mengungkapkan siapa sebenarnya yang dimaksud oleh Luhut Binsar Pandjaitan sebagai "orang toxic".
Penulis: M Zulkodri CC | Editor: M Zulkodri
BANGKAPOS.COM--Jodi Mahardi, juru bicara Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, mengungkapkan siapa sebenarnya yang dimaksud oleh Luhut Binsar Pandjaitan sebagai "orang toxic".
Pernyataan ini muncul setelah Luhut sebelumnya memperingatkan Prabowo Subianto untuk tidak membawa orang "toxic" ke dalam kabinetnya nanti.
Jodi menjelaskan bahwa pernyataan Luhut hanya sebagai saran kepada Prabowo untuk menghindari adanya pihak-pihak yang dapat menghambat kemajuan program kabinetnya kelak.
Menurut Jodi, "orang toxic" yang dimaksud oleh Luhut adalah orang yang tidak sejalan dengan visi-misi pemerintahan yang akan datang.
Mereka berpotensi menghambat kemajuan program kabinet karena tidak sejalan dengan visi dan arah yang telah ditetapkan.
"Pak Luhut menggunakan istilah toxic untuk merujuk kepada pihak-pihak yang cenderung menghambat kemajuan program kabinet, karena tidak sejalan dengan visi dan arah yang telah ditetapkan," ujar Jodi.
Pesan Luhut tersebut, kata Jodi, untuk menekankan pentingnya kesatuan demi kepentingan bersama dalam menjalankan program-program pemerintahan.
"Hal ini mencerminkan pentingnya kesatuan fokus dalam menjalankan program-program pemerintahan demi kepentingan bersama," tambahnya.
Peringatan Luhut tersebut disampaikan dalam acara 'Jakarta Future Forum: Blue Horizons, Green Growth' di Jakarta, Jumat (3/5/2024).
Saat itu, Luhut tengah membahas mengenai prospek kerja sama antara Indonesia dan India.
Luhut meminta Prabowo agar tidak membawa orang toxic ke dalam pemerintahan.
Luhut meminta Prabowo untuk tidak membawa orang "toxic" ke dalam pemerintahan, karena dapat merugikan kita semua.
"Untuk presiden terpilih, saya bilang jangan bawa orang toxic ke ke pemerintahanmu, itu akan sangat merugikan kita," ujar Luhut.
Zulhas : Prabowo tau yang terbaik
Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkfli Hasan alias Zulhas merespons soal pesan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marvest) Luhut Binsar Pandjaitan kepada Presiden terpilih Prabowo Subianto, untuk tidak membawa orang 'toxic' ke kabinet di pemerintahan mendatang.
| Kekayaan Prabowo Tembus Rp2,066 Triliun, Surat Berharga Dominasi Aset Presiden |
|
|---|
| Hardiknas 2026: Transformasi Pendidikan dari Klasemen Menuju Kualitas Mendalam |
|
|---|
| Profil Dudung Abdurrahman, Eks KSAD yang Jadi KSP, Punya Harta Rp 13,3 Miliar |
|
|---|
| Inilah 5 Hadiah Prabowo untuk Buruh di May Day, Bentuk Satgas PHK hingga Pangkas Potongan Ojol |
|
|---|
| Kenapa Amien Rais Dijuluki Sengkuni? |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/kolase-foto-luhut-binsar-panjaitan-prabowo-subianto.jpg)