Sabtu, 9 Mei 2026

CPNS 2024

Persiapan Tes CPNS 2024, Simak Beberapa Alasan Peserta Bisa Gagal Dalam Tes Kesehatan

Pastinya, untuk bisa menjadi ASN, harus melewati berbagai rangkaian tes yang akan dijalani oleh para calon peserta.

Tayang:
Penulis: Anabel Lerrick CC | Editor: M Zulkodri
Bangkapos.com/Canva.com
Persiapan Tes CPNS 2024, Simak Beberapa Alasan Peserta Bisa Gagal Dalam Tes Kesehatan 

BANGKAPOS.COM - Pembukaan pendaftaran Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) tahun 2024, yang mencakup Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) akan segera dibuka.

Dikabarkan sebanyak 40.541 formasi calon Aparatur Sipil negara (CASN) 2024 telah disiapkan Kemendikbudristek.

Rinciannya sebanyak 15.462 formasi CPNS 2024 dan 25.079 formasi PPPK 2024.

Pastinya, untuk bisa menjadi ASN, harus melewati berbagai rangkaian tes yang akan dijalani oleh para calon peserta.

Salah satu tes yang akan dijalani oleh calon peserta nantinya adalah tes kesehatan.

Tes kesehatan ini merupakan salah satu pilihan tes yang digunakan untuk menilai peserta.

Hal ini digunakan untuk menentukan apakah peserta tersebut memenuhi syarat untuk menjadi pegawai pemerintah di masa depan sehingga dapat menjalankan tugasnya dengan baik.

Perlu diingat bahwa tes kesehatan CPNS tidak dimaksudkan untuk menentukan status kesehatan peserta, melainkan untuk memastikan bahwa peserta mampu menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sebagai pegawai pemerintah.

Apabila peserta diketahui memiliki kondisi medis tertentu, maka peserta harus berkonsultasi dengan dokter dan mendapatkan surat keterangan dokter yang menjelaskan kondisinya.

Pemeriksaan kesehatan CPNS ini meliputi 4 tahapan yang harus diikuti.

Namun, bagaimana jika tahapan tersebut malah membuat Anda tidak lolos? Apa yang menyebabkan tidak lolos dalam tes kesehatan CPNS ini?

Berikut Alasan Peserta CPNS Gagal Tes Kesehatan

1. Buta warna

Kelihatannya sepele, namun buta warna memiliki dampak yang sangat besar saat bekerja, terutama jika berhubungan dengan pekerjaan yang melibatkan tombol-tombol mesin berwarna.

Jika karyawan salah menekan tombol karena buta warna, maka tugas yang diberikan tidak akan terlaksana dengan baik, sehingga peserta yang mengalami buta warna akan sulit untuk lulus tes fisik.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved