Jumat, 10 April 2026

CPNS 2024

Jadwal Ujian SKD CPNS Kemenag 2024, Simak Kisi-Kisinya

Tes calon pegawai negeri sipil (CPNS) di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag) akan dimulai pada 16 Oktober 2024. Pelamar harus mempersiapkan diri da

Penulis: Agis Priyani | Editor: M Zulkodri
Kompas.com
Jadwal Ujian SKD CPNS Kemenag 2024, Simak Kisi-Kisinya 

BANGKAPOS.COM - Tes calon pegawai negeri sipil (CPNS) di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag) akan dimulai pada 16 Oktober 2024. Pelamar harus mempersiapkan diri dari sekarang.

Diketahui, sebanyak 327.958 pelamar CPNS Kementerian Agama (Kemenag) dinyatakan memenuhi syarat pada Seleksi Administrasi Pasca Sanggah CPNS 2024.

Layaknya di instansi lain, pelamar CPNS di Kemenag harus melalui beberapa tahap seleksi agar kemudian lolos sebagai PNS. Apa saja tahapannya? Lalu kapan saja jadwal tes CPNS di Kemenag?

Mengutip Surat Pengumuman Nomor: P-3103/SJ/B.II.1/KP.00.1/08/2024, berikut informasi selengkapnya:

Jadwal Tes CPNS Kemenag 2024

Tes pertama yang akan dihadapi pelamar CPNS Kemenag setelah lolos seleksi administrasi adalah SKD. Pelaksanaan SKD Kemenag akan dilaksanakan mulai 16 Oktober hingga 14 November 2024.

Adapun detail hari, tanggal, dan sesi ujian SKS akan diumumkan mulai 9 Oktober 2024. Jika masih belum mendapatkan informasi waktu ujian, detikers bisa menunggu hingga 15 Oktober 2024.

Jika pelamar memenuhi nilai ambang batas SKD dan lolos tes ini, selanjutnya akan mengikuti SKB. Ujian SKB bisa berupa tes CAT atau Non CAT.

Setelah dua tes ini dilewati oleh pelamar, akan ditarik nilai integrasi dari SKD dan SKB. Pengumuman kelulusan hasil CPNS kemudian akan diinformasikan pada 5 - 12 Januari 2025.

Kisi-Kisi SKD CPNS 2024

1. Tes Wawasan Kebangsaan (TWK)

TWK bertujuan untuk menilai penguasaan pengetahuan dan kemampuan mengimplementasikan:

  • nasionalisme, dengan tujuan mampu mewujudkan kepentingan nasional melalui cita-cita dan tujuan yang sama dengan tetap mempertahankan identitas nasional;
  • integritas, dengan tujuan mampu menjunjung tinggi kejujuran, ketangguhan, komitmen dan konsistensi sebagai satu kesatuan sikap untuk mencapai tujuan nasional;
  • bela negara, dengan tujuan mampu berperan aktif dalam mempertahankan eksistensi bangsa dan negara;
  • pilar negara, dengan tujuan mampu membentuk karakter positif melalui pemahaman dan pengamalan nilai-nilai dalam Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia dan Bhinneka Tunggal Ika; dan
  • bahasa negara, dengan tujuan mampu menggunakan bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan yang sangat penting kedudukannya dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

2. Tes Intelegensia Umum (TIU)

TIU bertujuan untuk menilai penguasaan pengetahuan dan kemampuan mengimplementasikan:

1. kemampuan verbal, yang meliputi:

  • analogi, dengan tujuan mengukur kemampuan individu dalam bernalar melalui perbandingan dua konsep kata yang memiliki hubungan tertentu kemudian menggunakan konsep hubungan tersebut pada situasi yang lain;
  • silogisme, dengan tujuan mengukur kemampuan individu untuk menarik kesimpulan dari dua pernyataan yang diberikan; dan
  • analitis, dengan tujuan mengukur kemampuan individu untuk menganalisis informasi yang diberikan dan menarik kesimpulan;

2. kemampuan numerik, yang meliputi:

  • berhitung, dengan tujuan mengukur kemampuan hitung sederhana;
  • deret angka, dengan tujuan kemampuan individu hubungan angka;
    mengukur dalam melihat pola perbandingan kuantitatif, dengan tujuan mengukur kemampuan individu untuk menarik kesimpulan berdasarkan dua data kuantitatif; dan
  • soal cerita, dengan tujuan mengukur kemampuan individu untuk melakukan analisis kuantitatif dari informasi yang diberikan; dan

3. kemampuan figural, yang meliputi:

  • analogi, dengan tujuan mengukur kemampuan individu dalam bernalar melalui perbandingan dua gambar yang memiliki hubungan tertentu kemudian menggunakan konsep hubungan tersebut pada situasi lain;
  • ketidaksamaan, dengan tujuan mengukur kemampuan individu untuk melihat perbedaan beberapa gambar; dan
    serial, dengan tujuan mengukur kemampuan individu dalam melihat pola hubungan dalam bentuk gambar.
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved