Profil Tokoh

Kisah Teladan Ir Sutami, Menteri yang Memilih Hidup Apa Adanya hingga Akhir Hayatnya

Kehidupan Sutami sangat jauh dari kata mewah, meski pun ia dua kali menjabat sebagai menteri.

Editor: fitriadi
Kolase Wikipedia/Tribunmataraman
HIDUP SEDERHANA - Menteri Pekerjaan Umum dan Tenaga Listrik di era Presiden Soekarno dan Presiden Soeharto Ir Sutami layak dijadikan teladan. Mengawasi banyak proyek pembangunan, namun hidup dalam kondisi yang sangat sederhana. 

BANGKAPOS.COM - Ir Sutami disebut sebagai menteri termiskin dalam sejarah kabinet Indonesia.

Ia pernah menjabat sebagai menteri di era pemerintahan Presiden Soekarno hingga Presiden Soeharto.

Kehidupan Sutami sangat jauh dari kata mewah, meski pun ia dua kali menjabat sebagai menteri.

Padahal, jabatan dan posisinya sebagai Menteri Pekerjaan Umum dan Tenaga Listrik memberinya banyak kesempatan untuk menjadi orang kaya raya.

Tapi Sutami memilih jalan lain. Ia tidak mau memperkaya diri dari jabatan yang diembannya. Ia memilih hidup apa adanya hingga akhir hayatnya.

Untuk itulah, di era Presiden Soekarno dan Presiden Soeharto, Ir Sutami layak dijadikan teladan.

Mengawasi banyak proyek pembangunan, namun hidup dalam kondisi yang sangat sederhana.

Bahkan, dia disebut-sebut sebagai menteri termiskin dalam sejarah Republik Indonesia.

PLN pernah mencabut listrik di rumahnya karena Sutami telat bayar listrik.

Sebelum akhir hayatnya, di jatuh sakit dan kekurangan gizi.

Menteri yang bersahaja itu disebut-sebut tak punya uang untuk membayar rumah sakit. 

Menjadi ironis sebab Sutami selama 14 tahun menjabat menteri untuk dua presiden.  Baca berita tanpa iklan. 

Profil Ir Sutami

Sutami lahir di Surakarta, Jawa Tengah, 19 Oktober 1928.

Ia dikenal mencurahkan tenaga dan pikirannya tanpa melihat latar belakangnya.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved