Pilkada Pangkalpinang 2025

Debat Publik Kedua Pilkada Pangkalpinang 2025, Empat Paslon Adu Gagasan Menuju Kota Berkelas

Debat Publik Kedua Pilkada Ulang Pangkalpinang 2025 Digelar, Soroti Reformasi Kota Inovatif dan Berdampak

Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah 
DEBAT PUBLIK -- Seluruh pasangan calon Wali Kota Pangkalpinang berdiri di podium sesuai nomor urut masing-masing dalam debat publik kedua Pilkada Ulang 2025 di Aston Emidary Hotel and Conference Center, Rabu (19/8/2025) malam. (Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Debat publik kedua antar pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pangkalpinang dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Ulang 2025 berlangsung hangat di Aston Emidary Hotel and Conference Center, Selasa (19/8/2025) malam.

Suasana debat terasa hangat sejak pukul 19.30 WIB. Ballroom utama hotel dipadati undangan resmi, mulai dari perwakilan Gubernur Kepulauan Bangka Belitung beserta Forkopimda, perwakilan Pj Wali Kota Pangkalpinang bersama Forkopimda, Ketua KPU Provinsi dan Kota, jajaran Bawaslu, panelis dan perumus debat, hingga tim sukses serta simpatisan masing-masing pasangan calon. 

Empat pasangan calon, dari nomor urut 1 hingga 4, hadir lengkap bersama pendukungnya yang sesekali memberikan tepuk tangan riuh setiap kali pasangan mereka menyampaikan gagasan.

Ketua KPU Kota Pangkalpinang, Sobarian, dalam sambutannya menegaskan pentingnya momentum debat publik sebagai ruang edukasi politik bagi masyarakat. 

Debat ini mengangkat tema besar Reformasi Kota Inovatif dan Berdampak Menuju Pangkalpinang Berkelas. Tema ini menggambarkan cita-cita masyarakat kita untuk membangun Pangkalpinang sebagai kota yang kreatif, efektif, lincah, amanah, dan sejahtera. 

"Di sinilah rakyat bisa menilai gagasan, strategi, dan integritas para calon. Siapa yang paling siap membawa Pangkalpinang ke arah modern dan berdampak nyata bagi kesejahteraan warga," ujarnya.

Sobarian juga mengingatkan, debat kali ini berlangsung dalam momentum istimewa. Tahun 2025 menjadi peringatan 80 tahun Kemerdekaan Republik Indonesia, dan Pangkalpinang sebagai ibu kota provinsi turut mengambil peran dalam perjalanan demokrasi itu. 

"Semangat kemerdekaan adalah semangat persatuan, keberanian berinovasi, dan tekad membangun negeri. Hari ini, semangat itu kita lanjutkan melalui demokrasi lokal dengan memilih pemimpin yang membawa Pangkalpinang lebih baik, inklusif, dan bermartabat," tambahnya.

Ia mengajak seluruh masyarakat untuk menggunakan hak pilih pada hari pencoblosan, Rabu (27/8/2025) mendatang. 

"Tinggal delapan hari lagi, mari hadir ke TPS dengan membawa KTP elektronik dan surat pemberitahuan. Satu suara menentukan arah Pangkalpinang lima tahun ke depan. Jangan hanya menonton, tapi jadilah bagian dari perubahan," tegasnya.

Debat publik kedua ini menjadi salah satu tahapan terakhir menuju hari pemungutan suara.  (Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved