Berita Pangkalpinang
DPRD Babel Minta Kasus Balita Meninggal Diduga Terlambat Dapatkan Perawatan agar Diselidiki
Wakil Ketua DPRD Provinsi Bangka Belitung, Eddy Iskandar peristiwa balita berusia 11 bulan meninggal dunia diduga karena keterlambatan pena
Kabar meninggalnya balita berusia 11 bulan ini beredar luas dan videonya viral di media soal.
Dalam video berdurasi 51 detik tersebut menayangkan seorang wanita menangis histeris.
Ia terlihat marah dan tak terima lambatnya penanganan anaknya yang sedang sakit hingga akhirnya harus meninggal dunia.
Dalam video itu, ibu itu mengaku telah meminta agar perawat ataupun dokter segera menangani anaknya.
Namun perawat tak kunjung datang dan membuat kondisi anaknya kritis hingga akhirnya meninggal dunia.
“Anak saya tidak dipedulikan semalam di sini. Saya pencet berkali-kali bel panggilan, dak siapa lh ngeretak anakku. Ku dak terima dari semalem lh ku dak ditetak,” teriak sang ibu dengan suara bergetar, dalam video yang diunggah sekitar dua jam yang lalu.
Tim redaksi Bangkapos.com telah berupaya menghubungi bagian Humas rumah sakit, bernama Derry melalui pesan WhatsApp sekitar pukul 13.43 untuk mendapatkan klarifikasi kejadian tersebut dan belum mendapatkan jawaban.
Bangkapos.com masih terus berupaya untuk mendapatkan konfirmasi dari pihak rumah sakit, namun hingga berita ini diturunkan belum mendapatkan keterangan resmi dari pihak rumah sakit dan pihak terkait lainnya.
(Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy/Sela Agustika).
| Wali Kota Pangkalpinang Lepas 291 Jemaah Haji, Doakan Jadi Haji Mabrur |
|
|---|
| Residivis Narkoba Bobol Bengkel di Air Salemba, Gasak Onderdil Motor Milik Korban |
|
|---|
| BPBD Pangkalpinang Buka Layanan Pendampingan Pascabencana, Fokus Pulihkan Trauma Anak |
|
|---|
| Tak Perlu Antre dan Tunggu SPPT Fisik, Warga Pangkalpinang Kini Bisa Bayar Pajak Secara Digital |
|
|---|
| Jadi Pengedar Narkoba, Warga Kelurahan Sinar Bulan Pangkalpinang Ditangkap Polisi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20210812-ilustrasi-mayat-anak-anak.jpg)