Jumat, 22 Mei 2026

Berita Pangkalpinang

Elvi Diana Ingatkan PT BBBS Agar Tak Mengulangi Kesalahan Pengurus Lama

Sejak didirikan PT. Bumi Bangka Belitung Sejahtera mengalami keuntungan pada 2011, sedangkan sisanya BUMD merugi hingga terlilit utang

Tayang:
Penulis: Rizki Irianda Pahlevy | Editor: Hendra
Dok. Pribadi
Elvi Diana, Anggota DPRD Provinsi Bangka Belitung, Fraksi PDI Perjuangan 

BANGKAPOS.COM,BANGKA- Anggota DPRD Provinsi Bangka Belitung Elvi Diana menekankan jajaran Direksi PT. Bumi Bangka Belitung Sejahtera yang baru, dapat memberikan dampak positif dan tak mengulang kesalahan pengurus lama.

"Bekerjalah dengan hati nurani dan terapkan tatakelola dengan baik di segala lini dan keputusan bisnis yang diambil, kita bukan keledai mau jatuh ke dua kali," ujar Elvi Diana, Senin (12/1/2026).

Terlebih saat ini PT. Bumi Bangka Belitung Sejahtera periode 2025-2030, telah melakukan kerjasama dengam investor PT. Hai Yin terkait dengan mega proyek bernilai Rp 7,7 triliun. 

"Masukan saya petakan bisnis plan yang baik dan buat roadmap bisnis yang pas, untuk menunjang kebutuhan masyarakat Bangka Belitung dengan adanya BUMD PT. Bumi Bangka Belitung Sejahtera ini," tuturnya.

Lebih lanjut pihaknya juga berharap dalam kepengurusan kali ini, dapat memberikan keuntungan dan mendongkrak Pendapatan Asli Daerah. 

Hal ini mengingat sejak didirikannya PT. Bumi Bangka Belitung Sejahtera baru pada 2011 mengalami keuntungan, sedangkan sisanya BUMD tersebut mengalami kerugian hingga kini menyisakan hutang Rp 4,8 miliar.

"Kita juga tidak boleh terlena dalam hal itu dan sebagai anggota dewan komisi 2 yang mitranya BUMD, kami tetap kompak melakukan fungsi pengawasan yang ketat untuk BUMD di Provinsi Bangka Belitung," jelasnya. 

Diberitakan sebelumnya, Direktur Utama PT. Bumi Bangka Belitung Sejahtera Eka Mulya Putra memastikan akan mengoptimalkan kerjasama, dengan PT. Hai Yin untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Hal ini pun diungkapkannya usai Komisaris dan Direktur periode 2025-2030, resmi dilantik oleh Gubernur Bangka Belitung Hidayat Arsani di Ruang Pasir Padi Kantor Gubernur Bangka Belitung

"Kita akan membentuk satu tim khusus yang sudah kita sepakati antara BUMD dengan perusahaan dari China, untuk merealisasikan tahapan-tahapan yang memang sudah kita sepakati," ujar Eka Mulya Putra.

Diketahui kerjasama dengan PT. Hai Yin terkait dengan pembangunan Pelabuhan Belinyu dan Pasir Padi, dengan total nilai investasi sekitar Rp 7,7 triliun.

"Jadi ini adalah business to business tentunya harus kita optimalkan dan harus kita tangkap momentum ini, menjadi sesuatu peluang untuk bisa kita meningkatkan pendapatan dan taraf hidup masyarakat di Bangka Belitung," jelasnya.

Eka Mulya Putra mengatakan dalam kerjasama ini pihaknya tidak hanya menjadi penonton, namun ikut dalam pelaksanaan pembangunan tersebut secara langsung. 

"Jadi memang semua permodalan akan disupport oleh perusahaan China ini, dan kita akan ikut di dalamnya ikut menentukan, ikut merencanakan, dan akan ikut secara aktif dalam kegiatan pembangunan itu," tegasnya.

Sementara itu pihaknya juga memastikan akan mencari strategi, guna membangun BUMD berjalan dengan optimal ditengah keterbatasan. 

"Tentunya kami dari BUMD ini akan berperan secara aktif untuk memanfaatkan secara optimal dengan pendanaan yang ada ini, kita akan manfaatkan secara optimal termasuk kita akan mengukur tingkat efisiensinya," ungkapnya. (Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy).

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved