Rabu, 15 April 2026

KONSEP Desain Musala, Posisinya Lebih Tinggi hingga Perhatikan Elemen Taman

Walau hakikat doa utamanya dating dari hati, tak dapat dipungkiri bila suasana sekitar mendukung, maka bait-bait doa yang didaraskan menjadi lebih

dok. edesainminimalis.com
ruang musala di rumah 

BANGKAPOS.COM - Walau hakikat doa utamanya dating dari hati, tak dapat dipungkiri bila suasana sekitar mendukung, maka bait-bait doa yang didaraskan menjadi lebih khusuk.

Sekilas, bangunan di sudut taman belakang ini terlihat seperti saung yang biasa dibuat bersantai oleh pemilik rumah.

Namun ketika didekati, ternyata saung ini adalah sebuah musala.

Musala yang satu ini dibangun di taman belakang karena sang pemilik ingin menghadirkan teduhnya unsur alam, agar saat-saat menghadap Tuhan terasa lebih khusuk.

Hijaunya dedaunan yang mengelilingi musala membuat ruang doa yang satu ini terasa teduh dan damai.

Privasi

Musala atau mushola adalah ruangan yang membutuhkan tingkat privasi tinggi. Karenanya musala biasa diletakkan di bagian rumah yang cukup terlindung.

Bertentangan dengan kaidah tersebut, musala ini dibangun di luar rumah, karena ingin mendekatkan unsur alam saat mendaraskan doa kepada Sang Pencipta.

Sekilas, musala di sudut taman belakang ini terlihat seperti saung yang biasa dibuat bersantai oleh pemilik rumah.
LOKASI: KEDIAMAN DR.ILHADI OETAMA, SPU. DAN DR.INCA R.OETAMA, KOMPLEK PERTAMINA, PONDOK RANJI, BINTARO.
Sekilas, musala di sudut taman belakang ini terlihat seperti saung yang biasa dibuat bersantai oleh pemilik rumah.

Meski di luar rumah, lokasi yang dipilih adalah sudut taman belakang. Tujuannya agar privasi pemilik rumah yang akan beribadah tetap terjaga.

Masih berkenaan dengan privasi, jika diperlukan, dinding terbuka musala bisa ditutup oleh tirai yang dipasang mengelilingi bangunan musala.

Saat tidak digunakan, tirai-tirai ini diikat ke arah tiang dan menjadi aksen yang menarik untuk interior musala.

Lebih Tinggi, Lebih Sakral

Meski tidak ada aturan pasti tentang peletakkan musala, secara umum, musala sebaiknya diletakkan di tempat yang bersih dari najis/kotoran dan tidak menghadap ke pemakaman.

Untuk memperoleh efek bersih dan sakral tersebut, musala yang satu ini dibangun dengan permainan ketinggian level lantai.

Perbedaan ketinggian menegaskan batas suci dari tempat doa dan taman. Sehinga saat menapaki anak tangga, hati pun sudah dipersiapkan untuk menghadap Tuhan.

Sumber: Idea
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved