Senin, 13 April 2026

Tribunners

Memekarkan Literasi hingga ke Ruang Kelas 

Keterampilan berliterasi juga dapat mendorong siswa untuk bisa memahami informasi secara reflektif, analitis, dan krisis.

Editor: suhendri
ISTIMEWA
Rusmin Sopian - Penulis yang Tinggal di Toboali 

Oleh: Rusmin Sopian - Penulis yang Tinggal di Toboali 

BEBERAPA waktu lalu, penulis dihubungi Kepala SMAN 1 Payung, Bangka Selatan, Sumardoni, lewat pesan WhatsApp. "Mohon kiranya untuk ikut hadir dalam kegiatan duta literasi sekolah di SMAN 1 Payung pada hari Rabu, 31 Oktober." Demikian bunyi pesan WhatsApp itu.

“Adapun temanya adalah Menumbuhkembangkan Semangat Peserta Didik Melalui Kegiatan Belilik (Belajar Lintas Literasi dan Komunikasi)," lanjut kepala sekolah yang juga merupakan Sekretaris Lembaga Adat Melayu ( LAM) Negeri Junjung Behaoh itu lewat pesan WhatsApp.

Duta literasi 

Duta literasi adalah siswa atau siswi sebuah sekolah yang terpilih untuk mengembangkan literasi di sekolah atau warga sekolah, bahkan masyarakat. Siswa-siswi yang diamanahkan tugas sebagai duta literasi berusaha untuk mengembangkan literasi di sekolah yaitu menumbuh kembangkan minat baca dan tulis para siswa.

Pada sisi lain, duta literasi sekolah adalah ikon dan ujung tombak dalam membudayakan gerakan literasi di sekolah. Siswa-siswi yang diberikan amanah sebagai duta literasi sekolah harus memiliki program yang unggul dalam upaya meningkatkan gerakan literasi di sekolah. Duta literasi sekolah bukan hanya kegiatan semata, namun hendaknya menjadi bagian penting dari gerakan literasi di sekolah.

Penulis sungguh terkesan dengan usaha yang dilakukan keluarga besar SMAN 1 Payung dalam upaya untuk memotivasi siswa-siswi SMAN 1 Payung untuk mencintai gerakan literasi melalui duta literasi sekolah yang mereka bentuk. Sekolah harus memulai melakukan aksi gerakan literasi sebagai upaya mendorong pertumbuhan gerakan literasi yang dimulai dari para siswa-siswanya dan didukung institusi sekolah.

Bagaimanapun duta literasi adalah tugas mulia yang diamanahkan kepada siswa dan siswi sebuah sekolah untuk memasyarakatkan literasi. Kita tentu berharap duta-duta literasi di sekolah terus berkembang dan mekar. Dan terima kasih kepada SMAN 1 Payung yang telah memulainya semenjak dua tahun silam dan berjalan dengan berkesinambungan.

Apa pun tantangan yang dihadapi, literasi harus berjalan dengan baik. Literasi yang baik dapat mengasah kemampuan untuk mengembangkan pola berpikir secara kritis, kreatif, inovatif, serta menumbuhkan budi pekerti siswa. 

Keterampilan berliterasi juga dapat mendorong siswa untuk bisa memahami informasi secara reflektif, analitis, dan krisis. Sudah saatnya bagi kaum generasi muda harus sudah mulai menerapkan budaya membaca atau literasi. Dan duta literasi harus mekar dan tumbuh dalam institusi pendidikan hingga ke ruang-ruang kelas peserta didik untuk membudayakan membaca bagi para pewaris negeri ini. (*)

Sumber: bangkapos
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved