Senin, 1 Juni 2026

Berita Sungailiat

Bawaslu Babel Libatkan Saka Adhyasta Pemilu, Cetak Generasi Muda Pengawas Demokrasi

Saka Adhyasta adalah investasi demokrasi. Kami ingin menanamkan nilai integritas, kejujuran dan tanggung jawab dalam pengawasan sejak...

Tayang:
Istimewa/ dok Osykar
Ketua Bawaslu Babel, EM Osykar  

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) terus memperkuat peran masyarakat dalam pengawasan Pemilu dengan melibatkan Saka Adhyasta Pemilu, wadah bagi generasi muda Pramuka untuk menjadi pelopor pengawasan partisipatif.

Ketua Bawaslu Babel, EM Osykar, mengatakan pengembangan Saka Adhyasta Pemilu merupakan bagian dari komitmen nasional Bawaslu dalam membangun budaya demokrasi yang jujur, adil, dan berintegritas.

“Program ini merupakan bagian dari komitmen nasional Bawaslu dalam membangun budaya demokrasi yang jujur, adil dan berintegritas di seluruh Indonesia,” kata Osykar dalam siaran pers kepada Bangkapos.com, Rabu (15/10/2025).

Menurutnya, langkah penguatan ini menjadi tindak lanjut dari kegiatan konsultasi dan koordinasi Bawaslu Babel ke Bawaslu RI.

Penguatan Saka Adhyaksa ini dipimpin oleh Ketua Bawaslu Babel dan Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas Sahirin, terkait pelaksanaan Program Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P).

Osykar menegaskan, Saka Adhyasta Pemilu merupakan strategi jangka panjang untuk menumbuhkan kesadaran demokrasi di kalangan generasi muda.

“Saka Adhyasta adalah investasi demokrasi. Kami ingin menanamkan nilai integritas, kejujuran dan tanggung jawab dalam pengawasan sejak dini agar anak muda menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas pemilu di Indonesia,” jelasnya.

Sementara itu, Sahirin menyebut, program ini akan dikembangkan secara kolaboratif bersama Kwartir Daerah Gerakan Pramuka dan lembaga pendidikan.

“Melalui pendekatan pendidikan dan kegiatan kepramukaan, kami ingin mencetak kader muda pengawas pemilu yang kritis, beretika dan peduli terhadap proses demokrasi,” ujarnya.

Pihaknya berharap, penguatan program Saka Adhyasta dapat menjadi contoh implementasi pengawasan partisipatif di tingkat nasional.

“Harapanya supaya ini sejalan dengan semangat Bawaslu RI untuk memperluas gerakan masyarakat dalam menjaga integritas Pemilu di seluruh Indonesia,” harapnya. (Bangkapos.com/Arya Bima Mahendra)

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved