Minggu, 19 April 2026

Berita Belitung Timur

Harga Daging Ayam Naik, Pedagang Mie Ayam di Belitung Timur Bertahan Tanpa Menaikkan Harga

Meski harga bahan baku meningkat, Upik memilih untuk menyesuaikan keuntungan agar pelanggan tetap bisa menikmati mie ayam buatannya

Posbelitung.co/Yunita Karisma Putri
Lapak pedagang ayam di Pasar Lipat Kajang, Manggar, Belitung Timur. 

BANGKAPOS.COM, BELITUNG – Kenaikan harga ayam potong yang mencapai Rp50.000 per kilogram mulai dirasakan para pedagang di Belitung Timur

Salah satunya Upik, pedagang mie ayam di Belitung Timur yang mengaku tetap berusaha bertahan tanpa menaikkan harga jual dagangannya.

Meski harga bahan baku meningkat, Upik memilih untuk menyesuaikan keuntungan agar pelanggan tetap bisa menikmati mie ayam buatannya dengan harga terjangkau.

“Sebenarnya sudah nggak kaget, bahan baku kan memang nggak mungkin normal terus, pasti ada naik turunnya,” ujar Upik saat ditemui di warungnya, Senin (20/10/2025).

Upik biasanya membeli ayam antara 10-20 kilogram per hari untuk kebutuhan jualan. 

Kenaikan harga ayam, menurutnya berpengaruh pada biaya produksi, namun ia enggan membebankan kondisi ini kepada pembeli.

“Kami kalau situasi begini, tidak mungkin menaikkan harga mie ayam. Jadi ya dapat untungnya sedikit, beda waktu harga ayam stabil,” jelasnya.

Meski menghadapi tantangan harga bahan baku yang naik, Upik bersyukur karena permintaan tetap stabil.

 “Alhamdulillah, permintaan tetap ramai. Pembeli juga banyak yang sudah langganan, jadi kami tetap semangat jualan,” tambahnya.

Upik berharap harga ayam di Belitung Timur dapat segera normal kembali. 

 “Mie ayam kan jadi bahan baku utama dagangan, kami dari pedagang pasti berharap harga normal kembali, jadi ya untungnya juga tidak tipis seperti sekarang,” harapnya.

Stok Menipis selama Sepekan

Harga ayam potong di Pasar Lipat Kajang, Kecamatan Manggar, Kabupaten Belitung Timur, mengalami kenaikan selama sepekan. Kini harga jual ayam mencapai Rp50.000 per kilogram.

Salah satu pedagang ayam, Talib mengatakan kenaikan harga ini terjadi karena stok ayam di pasaran mulai menipis.

“Stok ayam hidup sekarang memang agak langka. Ayam dari Bangka sudah mulai masuk, tapi harganya mahal, sedangkan ayam dari Jakarta kosong,” ujar Talib, Senin (20/10/2025).

Menurutnya, harga ayam terus meningkat sejak minggu lalu seiring dengan tingginya permintaan.

Sumber: Pos Belitung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved