BANGKAPOS.COM,BANGKA - Ketua Forum Presedium Perjuangan Pembentukan Provinsi Bangka Belitung Muhtar Motong menyayangkan, adanya kebijakan meniadakan malam puncak Hari Ulang Tahun (HUT) ke 25 Provinsi Bangka Belitung.
Terkait hal tersebut Forum Presedium Perjuangan Pembentukan Provinsi Bangka Belitung pun sempat menggelar rapat, bersama koordinator wilayah Kabupaten/Kota.
"Keputusan kami menginstruksikan ke seluruh koordinator wilayah di Kabupaten Belitung, Kabupaten Bangka, dan Kota Pangkalpinang, untuk membuat kegiatan dalam rangkaian HUT Babel. Diupayakan agar dapat melibatkan, Pemerintah Kabupaten atau Kota masing-masing," ujar Muhtar Motong, Rabu (29/10/2025).
Tak hanya membuat kegiatan di HUT Bangka Belitung, namun Muhtar Motong juga mengungkapkan sikap tegasnya saat rapat Paripurna DPRD Provinsi Bangka Belitung nanti.
"Forum Presedium juga sepakat untuk tidak menghadiri Rapat Paripurna maupun pelaksanaan upacara, dalam rangka memperingati HUT Bangka Belitung nanti," tegasnya.
Muhtar menekankan, pihaknya juga tak setuju dengan pernyataan yang menyebutkan malam puncak HUT Bangka Belitung sebagai aksi foya-foya maupun hura-hura.
"Walaupun kami setiap tahun melaksanakan perayaan HUT Babel, tapi kita tidak pernah merasa hura-hura," bebernya.
Muhtar Motong menegaskan malam resepsi yang sudah berjalan 24 tahun, merupakan bentuk rasa syukur serta mengevaluasi apa yang sudah dikerjakan oleh Pemerintah Provinsi Bangka Belitung.
"Akan ada evaluasi secara politik, memberi masukan-masukan melalui pidato politik, baik dari Gubernur dengan capaian-capaian, begitu juga dari Presedium dengan harapan-harapannya. Tidak ada istilah joget-joget dipanggung itu, tidak pernah ada sebenarnya itu," ungkapnya. (Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy).