Berita Pangkalpinang
Mulai 2026 Pemilihan RT/RW di Pangkalpinang Dirombak, Libatkan Akademisi dan Perguruan Tinggi
Pemkot Pangkalpinang merevisi Perwako pemilihan RT dan RW. Seleksi dilakukan lewat tes terbuka dan melibatkan perguruan tinggi
Penulis: M Zulkodri CC | Editor: M Zulkodri
Ringkasan Berita:
- Sistem baru pemilihan RT/RW di Pangkalpinang akan melibatkan kampus dalam seleksi untuk memastikan objektivitas dan kualitas pemimpin lingkungan.
- Pemkot Pangkalpinang akan mengubah total mekanisme pemilihan RT/RW agar melibatkan warga dan pihak independen.
- Pengurus RT/RW ke depan tak lagi dipilih oleh tim, tapi diseleksi secara terbuka dan profesional.
BANGKAPOS.COM--Pemerintah Kota Pangkalpinang memastikan sistem rekrutmen Ketua RT dan RW akan mengalami perubahan besar dalam waktu dekat.
Wali Kota Pangkalpinang, Saparudin, mengungkapkan bahwa pihaknya saat ini tengah melakukan revisi terhadap Peraturan Wali Kota (Perwako) yang mengatur mekanisme pemilihan Ketua RT dan RW, dengan tujuan menciptakan proses yang lebih demokratis, transparan, serta profesional.
Langkah ini diambil setelah evaluasi terhadap regulasi sebelumnya yang dinilai belum sepenuhnya mencerminkan prinsip demokrasi dan keterbukaan.
Menurut Saparudin, selama ini pemilihan RT dan RW masih bergantung pada keputusan tim tertentu, sehingga partisipasi masyarakat belum optimal dan potensi subjektivitas masih cukup besar.
"Perwakonya kita perbaiki, karena sebelumnya belum demokratis. Waktu itu hanya ada tim yang memilih. Sekarang kita ubah mekanismenya. RT dan RW ini harus benar-benar punya kemampuan, integritas, serta kepribadian yang baik," ujar Saparudin saat diwawancarai, Selasa (2/12/2025).
Dalam skema baru yang tengah dirancang, proses rekrutmen Ketua RT dan RW tidak lagi dilakukan secara konvensional atau berdasarkan penunjukan semata.
Setiap calon akan melalui tahapan seleksi yang ketat, termasuk uji kompetensi dan penilaian terhadap kemampuan dasar yang dianggap penting dalam menjalankan tugas sebagai pemimpin lingkungan.
Yang menarik, untuk menjaga objektivitas dan menghindari adanya intervensi dari pemerintah kota, Pemkot Pangkalpinang berencana menggandeng lembaga perguruan tinggi sebagai pihak independen yang bertugas menyelenggarakan tes dan menilai para calon RT dan RW.
"Kita akan mengadakan seleksi secara terbuka. Akan ada tes rekrutmen untuk calon RT dan RW, dan yang menguji adalah pihak perguruan tinggi. Kami dari pemerintah kota tidak akan ikut campur dalam proses penilaian tersebut. Kita ingin yang terpilih benar-benar yang terbaik menurut standar profesional," tegasnya.
Menurut Saparudin, peran RT dan RW saat ini sudah jauh lebih kompleks dibandingkan dulu.
Selain menjadi perpanjangan tangan pemerintah di tingkat paling bawah, RT dan RW juga dituntut mampu mengelola administrasi lingkungan, memediasi konflik warga, menjalankan program pemerintah, hingga menjadi motor penggerak kegiatan kemasyarakatan.
Oleh karena itu, pemimpin lingkungan adat ini tidak bisa lagi dipilih hanya berdasarkan popularitas atau kedekatan personal.
Dibutuhkan figur yang memiliki pengetahuan dasar tentang administrasi pemerintahan, komunikasi yang baik, etika kepemimpinan, serta kemampuan memecahkan masalah secara bijaksana.
"Seleksi RT dan RW ini tidak main-main. Zaman sekarang mereka harus profesional. Tidak bisa lagi kalau RT atau RW itu bekerja asal-asalan. Mereka harus punya kemampuan, pengetahuan umum, sikap yang baik, serta kesiapan untuk melayani masyarakat," lanjut Saparudin.
| Jelang SPMB 2026, Pengajuan Perubahan KK di Pangkalpinang Melonjak Tajam |
|
|---|
| Gudang Penimbunan 1,5 Ton Solar Subsidi di Rejosari Pangkalpinang Digerebek Ditkrimsus Polda Babel |
|
|---|
| Ditreskrimsus Polda Babel Gerebek Dugaan Penimbunan BBM Subsidi, Ditemukan Bukti 1,5 Ton BBM |
|
|---|
| Absensi Online ASN Babel Diminta Tak Sekadar Formalitas, Harus Jadi Dasar Penilaian Kinerja |
|
|---|
| Ditresnarkoba Polda Bangka Belitung Tangkap Bandar Narkoba di Hotel |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20251202-Wali-Kota-Pangkalpinang-Saparudin.jpg)