Kamis, 21 Mei 2026

Berita Pangkalpinang

Pasang Maksimum Mulai Terjadi, Air Laut di Pantai Pasir Padi Meluber ke Jalanan

Prakirawan Stasiun Meteorologi Depati Amir Pangkalpinang Bimo Satria Nugroho, menyampaikan bahwa kondisi ini merupakan fenomena alam

Tayang:
Penulis: Andini Dwi Hasanah | Editor: Hendra
Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah
Gelombang tinggi dan air pasang mencapai badan jalan di kawasan Pantai Pasir Padi, Pangkalpinang, Senin (8/12/2025). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Puncak pasang maksimum air laut terjadi di kawasan Pantai Pasir Padi, Pangkalpinang, Senin (8/12/2025).

Sejak pagi, air laut terlihat meluap hingga menutupi sebagian badan jalan. Sejumlah titik di pinggir jalan juga mengalami kerusakan akibat hantaman ombak besar yang terus menerjang.

Pantauan Bangka Pos, air pasang membawa serta pasir pantai hingga ke permukaan aspal.

Ombak berulang kali menghantam tanggul penahan gelombang dan pembatas jalan, menimbulkan suara keras "duar-duar" yang terdengar hingga radius puluhan meter. 

Kondisi ini membuat pengendara memilih berhati-hati. Hanya satu dua kendaraan yang tampak berani melintas di tengah deburan ombak tersebut.

Akibat tingginya pasang, sebagian ruas jalan tampak tergenang hingga membuat permukaannya licin.

Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan mengenai puncak pasang maksimum air laut yang diprediksi terjadi pada 8–9 Desember 2025. 

Prakirawan Stasiun Meteorologi Depati Amir Pangkalpinang Bimo Satria Nugroho, menyampaikan bahwa kondisi ini merupakan fenomena alam yang perlu diwaspadai masyarakat.

"Hari ini dan besok untuk tinggi pasang maksimum berada di kisaran 3,3-3,5 meter antara pukul 08.00–11.00 WIB. Ketinggian gelombang mencapai 0,5-1,25 meter untuk perairan sekitar Pasir Padi, dan berpotensi meningkat hingga 2,5 meter saat terjadi cuaca ekstrem berupa hujan sedang hingga lebat yang disertai angin kencang dan petir," ujar Bimo kepada Bangkapos.com, Senin (8/12/2025).

BMKG mengimbau masyarakat, wisatawan, serta nelayan agar meningkatkan kewaspadaan dan menunda aktivitas dekat bibir pantai selama periode puncak pasang. 

Hingga berita ini diturunkan, kondisi air laut masih berada pada level tinggi dan diperkirakan baru surut menjelang siang hari.

(Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved