Berita Bangka Belitung
Indeks Kerukunan Umat Beragama Babel 2025 Capai 85,41, Lampaui Rata-rata Nasional
Provinsi Kepulauan Babel kembali mencatat capaian positif dalam menjaga kehidupan masyarakat yang rukun dan harmonis. Berdasarkan hasil ..
Penulis: Rizki Irianda Pahlevy | Editor: Asmadi Pandapotan Siregar
BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Provinsi Kepulauan Bangka Belitung kembali mencatat capaian positif dalam menjaga kehidupan masyarakat yang rukun dan harmonis. Berdasarkan hasil Survei Indeks Kerukunan Umat Beragama (IKUB) Tahun 2025, Bangka Belitung meraih nilai 85,41, melampaui rata-rata nasional yang berada di angka 77,89.
Hasil survei tersebut diumumkan secara resmi dalam kegiatan Refleksi Tahun 2025 dan Proyeksi Tahun 2026 dengan tema “Toward a Loving Future Ummah” yang digelar di Jakarta pada 22 Desember 2025. Kegiatan ini dihadiri Menteri Agama Nasaruddin Umar, Sekretaris Jenderal Kemenag Kamaruddin Amin, serta jajaran pejabat Kementerian Agama.
Capaian Indeks Kerukunan Umat Beragama Bangka Belitung mencerminkan kuatnya budaya saling menghormati dan hidup berdampingan di tengah keberagaman masyarakat. Survei IKUB mengukur tiga indikator utama, yakni toleransi, kesetaraan, dan kebersamaan sebagai fondasi kehidupan beragama yang damai dan berkeadilan.
Pada indikator toleransi, Bangka Belitung mencatat nilai 92,8, lebih tinggi dibandingkan capaian nasional sebesar 88,82. Sementara indikator kesetaraan memperoleh nilai 83,86 dan indikator kebersamaan mencapai 79,57. Kedua indikator tersebut juga berada di atas rata-rata nasional.
Pelaksana Tugas Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Pril Marori, menyampaikan capaian ini merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen masyarakat, tokoh agama, serta pemangku kepentingan yang secara konsisten merawat ruang-ruang toleransi dan dialog.
“Kerukunan adalah hasil dari kesadaran bersama untuk saling menghargai perbedaan. Nilai ini menjadi bukti bahwa masyarakat Bangka Belitung mampu menjaga harmoni dalam keberagaman, dan hal ini harus terus dirawat secara berkelanjutan,” ujar Pril Marori.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Subuh Wibisono, menegaskan bahwa tingginya indeks kerukunan menunjukkan kuatnya semangat kebersamaan antarumat beragama di daerah ini.
“Dialog, saling percaya, dan kebersamaan menjadi kunci utama dalam menjaga kerukunan. FKUB berkomitmen terus menjadi jembatan komunikasi dan ruang dialog antarumat beragama demi menjaga suasana yang damai dan sejuk,” ungkap Subuh Wibisono.
Survei Indeks Kerukunan Umat Beragama Tahun 2025 dilaksanakan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia bekerja sama dengan Pusat Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat (P3M) Universitas Indonesia, sebagai upaya berkelanjutan untuk mengukur sekaligus memperkuat kualitas kehidupan beragama di Indonesia. (Rilis/Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy)
| Nasib Terkini Wagub Bangka Belitung Hellyana Terseret Dua Kasus Hukum |
|
|---|
| Polisi Temukan Alat Berat Tanpa Tuan di Tambang Ilegal Kawasan Hutan Produksi |
|
|---|
| Warung Mak, Saksi Perjalanan Kampus di Sungailiat yang Tetap Bertahan di Tengah Perubahan |
|
|---|
| DPW PKB Babel Uji 17 Kandidat Ketua DPC, Hasil Ditargetkan Rampung Sebelum Harlah |
|
|---|
| Pencemaran Sungai Kayu Ara, Ketua DPRD Babel Didit Minta Sanksi Lebih dari Sekadar Administratif |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20251224-KUB-Flyer-Survei-Indeks-Kerukunan-Umat-Beragama-IKUB-tahun-2025.jpg)