Berita Bangka Selatan
Amuk Pemuda di Bangka Selatan, Rumah Orang Tua Dirusak dan Ipar Dikejar Parang
Seorang pemuda di Bangka Selatan mengamuk hingga merusak rumah orang tuanya dan mengejar kakak iparnya dengan parang.
Penulis: M Zulkodri CC | Editor: M Zulkodri
Ringkasan Berita:
- Aksi kekerasan keluarga terjadi di Bangka Selatan.
- Seorang pemuda merusak rumah orang tuanya dan mengejar iparnya menggunakan parang.
- Pelaku kini ditahan dan terancam hukuman penjara.
BANGKAPOS.COM--Aksi kekerasan dalam lingkup keluarga menggemparkan warga Jalan Damai, Kelurahan Toboali, Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Seorang pemuda berinisial CDR (26) nekat merusak rumah orang tuanya dan mengejar kakak iparnya menggunakan senjata tajam.
Peristiwa mencekam tersebut terjadi pada Kamis (15/1/2026) sekitar pukul 22.00 WIB. Pelaku berhasil diamankan aparat kepolisian hanya berselang sekitar 30 menit setelah kejadian.
Kepala Unit Tindak Pidana Umum Satreskrim Polres Bangka Selatan, Ipda Bagas Dyas Maula, menjelaskan bahwa polisi bergerak cepat setelah menerima laporan adanya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Pelaku kami amankan pada malam itu juga tanpa perlawanan,” ujar Bagas, Senin (19/1/2026).
Saat petugas tiba di lokasi, kondisi rumah orang tua pelaku tampak porak-poranda.
Sejumlah perabotan rumah tangga rusak, kursi kayu terbalik, pakaian berserakan, dan pecahan kaca menutupi lantai rumah.
Lemari pajangan berbahan kaca terlihat hancur, sementara tirai jendela terlepas dan barang-barang bergeser dari tempat semula.
Kondisi tersebut mencerminkan luapan emosi pelaku sebelum akhirnya diamankan polisi.
Kronologi Kejadian
Bagas mengungkapkan, kejadian bermula ketika FD, kakak kandung pelaku, pulang ke rumah orang tuanya.
Ia terkejut mendapati rumah dalam kondisi rusak parah. Setelah masuk, FD mengetahui bahwa pelaku pengrusakan adalah adiknya sendiri, CDR.
Saat itu, pelaku diduga menggunakan sebilah parang untuk merusak berbagai barang di dalam rumah.
Situasi semakin memanas ketika WW, suami FD, mencoba menenangkan dan menasihati pelaku.
Namun, upaya tersebut justru memicu amarah CDR. Pelaku terlibat cekcok dengan iparnya, lalu mengambil parang dan mengejarnya.
| Pemkab Bangka Selatan Perketat Pengawasan, Harga TBS Sawit Petani Ditargetkan Minimal Rp2.800 |
|
|---|
| Harga TBS Masih Dibahas, Perusahaan di Bangka Selatan Tunggu Hasil Kesepakatan |
|
|---|
| Apkasindo Bangka Selatan Pasang Batas, Harga Sawit Tidak Boleh di Bawah Rp2.800 |
|
|---|
| Harga TBS Petani Anjlok, Pemkab Bangka Selatan Ungkap Penyebabnya |
|
|---|
| Harga TBS Minimal Rp2.800, Ini Strategi Pemkab Bangka Selatan Lindungi Petani |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20260119-PENGRUSAKAN-RUMAH.jpg)