Rabu, 20 Mei 2026

Berita Pangkalpinang

Pemuda Pangkalpinang Ditangkap Polisi Terkait Kasus Pengeroyokan Driver Maxim

Seorang pemuda di Pangkalpinang ditangkap polisi terkait kasus pengeroyokan terhadap driver Maxim. Aksi kekerasan itu terjadi usai cekcok di ...

Tayang:
Istimewa/ Polresta Pangkalpinang
PENGEROYOKAN -- Akbar pengeroyokan, ketika diamankan di Mapolresta Pangkalpinang, Selasa (26/1/2026). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Seorang pemuda asal Kelurahan Temberan, Kecamatan Bukit Intan, Kota Pangkalpinang, Bangka Belitung, ditangkap polisi terkait kasus dugaan pengeroyokan terhadap seorang pengemudi ojek daring.

Pemuda tersebut bernama Akbar (25). Ia diamankan aparat Polresta Pangkalpinang pada Senin (26/1/2026) setelah dilaporkan oleh korban, Eko Gunawan (30), warga Kecamatan Gabek, Kota Pangkalpinang.

Setelah diamankan pelaku dibawa ke Mapolresta Pangkalpinang, guna dilakukan pemeriksaan dan pelaku mengakui atas perbuatannya yang telah melakukan pengeroyokan terhadap korban bersama pelaku Iput (dalam pencarian).

Kapolresta Pangkalpinang Kombes Pol Max Mariners membenarkan penangkapan tersebut. Menurutnya, kasus ini terungkap berdasarkan laporan korban yang masuk ke Polresta Pangkalpinang pada Rabu (7/1/2026).

"Iya, anggota berhasil amankan satu pelaku tindak pidana pengeroyokan di daerah Tanjung Bunga. Ungkap kasus ini, berdasarkan laporan korban ke Polresta Pangkalpinang," ujar Kombes Pol Max, Selasa (27/1/2026).

Berdasarkan hasil penyelidikan, peristiwa pengeroyokan terjadi pada Rabu (7/1/2026) sekitar pukul 04.00 WIB di Jalan Jembatan Emas, Kelurahan Temberan, Kecamatan Bukit Intan. Saat itu, kedua pelaku, melihat korban berada di belakang mobilnya bersama seorang wanita yang mana korban berprofesi sebagai driver Maxim. Dimana korban sedang mendapatkan orderan, namun masih menunggu penumpang lainya. 

"Jadi, kedua pelaku menghampiri korban dan pelaku Akbar berkata kasar dan korban tidak terima atas ucapan pelaku. Lalu, korban memangil pelaku untuk memutar balik dan bertanya kepada pelaku tersebut apa maksud dan tujuan mereka berbicara seperti itu," terangnya.

Selanjutnya, korban dan pelaku terjadi cekcok dan pelaku Akbar menendang ke arah punggung korban sebanyak 1 kali yang megakibatkan korban terjatuh ke aspal.

Pada saat korban terjatuh pelaku Iput langsung mencekik leher korban, sedangkan pelaku Akbar memukul bagian mata korban berulang kali dan pelaku Iput memegang tangan Korban sehingga korban tidak bisa melawan.

"Kedua pelaku langsung melarikan diri,  dikarenakan wajah korban sudah berlumur darah dan akhirnya korban melaporkan kejadian pengeroyokan ke Mapolresta Pangkalpinang," bebernya.

Sementara dari hasil pemeriksaan terhadap korban, atas kejadian tersebut korban mengalami memar di bagian mata dan kening sebelah kiri serta pinggang bagian belakang korban.

"Untuk pelaku Iput masih dalam proses pencarian, barang bukti yang kita amankan hasil visum korban karena mengalami memar di bagian mata dan kening sebelah kiri serta pinggang bagian belakang korban," kata Kombes Pol Max. (Bangkapos.com/Adi Saputra)

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved