Berita Pangkalpinang
Pemkot Pangkalpinang Targetkan 19 SPPG Layani Program Makan Bergizi Gratis Rampung 2026
Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang menargetkan pembangunan dan operasional 19 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG)
Penulis: Andini Dwi Hasanah | Editor: Ardhina Trisila Sakti
BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang menargetkan pembangunan dan operasional 19 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi ( SPPG ) untuk mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi peserta didik di Pangkalpinang.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kota Pangkalpinang, Yan Rizana mengatakan hingga saat ini 14 SPPG telah aktif dan seluruhnya sudah beroperasi melayani sasaran penerima manfaat.
"Total target kita ada 19 SPPG. Saat ini yang sudah aktif dan operasional sebanyak 14 SPPG," kata Yan Rizana, kepada Bangkapos.com, Selasa (27/1/2026).
Melalui keberadaan SPPG, Pemkot Pangkalpinang menargetkan pelayanan sebanyak 34.256 peserta didik dari berbagai jenjang pendidikan sebagai penerima manfaat Program MBG.
Yan menjelaskan, penyelesaian seluruh SPPG ditargetkan rampung pada tahun 2026, namun pemerintah daerah mendorong agar seluruh unit dapat terealisasi sesuai rencana yang telah ditetapkan.
"Rencana rampung seluruh SPPG itu pada 2026. Tapi untuk tahun ini, target kita harus sudah rampung 19 SPPG," tegasnya.
Dalam proses perencanaan dan penentuan sasaran, Pemkot Pangkalpinang terus melakukan koordinasi lintas sektor, termasuk dengan Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai penanggung jawab program MBG di tingkat nasional.
Terkait penetapan peserta didik penerima manfaat, Yan menyebutkan bahwa mekanisme penentuan sasaran tetap dilakukan melalui koordinasi bersama BGN, khususnya terkait data siswa dan sistem pembagian layanan.
"Kita tetap berkoordinasi terutama terkait floating sasaran, siswa-siswa mana saja yang menerima. Itu diputuskan bersama, namun pada prinsipnya Bapperida berada di sisi perencanaan," ujarnya.
Ia menambahkan, secara teknis pelaksanaan di lapangan berada di bawah kewenangan Dinas Pendidikan, sementara Bapperida berperan memastikan perencanaan, sinkronisasi program serta dukungan kebijakan berjalan sesuai arah pembangunan daerah.
Program Makan Bergizi Gratis merupakan program strategis nasional yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi peserta didik sekaligus mendukung peningkatan sumber daya manusia sejak usia sekolah.
(Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)
| Gubernur Babel Tekankan Penguatan Peran GTRA untuk Optimalisasi Penataan Lahan |
|
|---|
| Kenaikan Elpiji dan BBM Non-Subsidi Tekan Biaya UKM dan Berpotensi Picu Inflasi Daerah |
|
|---|
| Dampak Harga Gas Elpiji Nonsubsidi Naik Tinggi, Agen Sebut Mulai Ada Warga Beralih ke Gas 3 Kg |
|
|---|
| Jelang Pekan Imunisasi Dunia 2026, Momentum Tingkatkan Kesehatan untuk Semua Usia |
|
|---|
| Siswa SMPN 3 Simpang Teritip Kunjungi Bangka Pos, Belajar Jurnalistik hingga Percetakan Koran |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20260119-Kepala-Bapperida-Kota-Pangkalpinang-Yan-Rizana.jpg)