Senin, 4 Mei 2026

Berita Bangka Tengah

Kunjungi Pembenihan Udang Vaname PT CPP, Algafry Rahman Puji Kontribusi Investor untuk Bangun Daerah

Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman melakukan kunjungan kerja ke fasilitas pembenihan udang vaname yang dimiliki oleh PT Central Proteina Prima (CPP)

Tayang:
Bangkapos.com/Rifqi Nugroho
Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman bersama Wakil Bupati Efrianda saat meninjau pembenihan udang vaname yang dimiliki oleh PT Central Proteina Prima (CPP) Lubuk Besar, Jumat (30/01/2026). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman melakukan kunjungan kerja ke fasilitas pembenihan udang vaname yang dimiliki oleh PT Central Proteina Prima (CPP) Lubuk Besar, Jumat (30/01/2026).

Kedatangan Algafry dalam peninjauan itu turut didampingi  Wakil Bupati Efrianda, Sekretaris Daerah Bangka Tengah Ahmad Syarifullah Nizam dan jajarannya.

Bupati Algafry menyampaikan, kunjungan ini merupakan bentuk dukungan pemerintah daerah kepada pihak swasta yang telah berinvestasi di wilayahnya sehingga menjadi salah satu pilar penggerak ekonomi.

Terlebih lagi sejak mulai beroperasi pada September 2022, PT CPP Lubuk Besar mencatat pertumbuhan produksi yang signifikan.

Pada tahun 2024, produksi tercatat mencapai 317 juta ekor benur atau benih udang. 

Angka tersebut meningkat tajam pada tahun 2025 menjadi 593 juta ekor benih udang, yang telah disalurkan untuk memenuhi kebutuhan Bangka Belitung hingga luar daerah.

Hal itu membuat udang vaname menyumbang 75,63 persen atau 1.974,96 ton dari total produksi perikanan budidaya di Bangka Tengah di tahun 2025 kemarin.

“Perkembangannya sangat luar biasa. Dari Bangka Tengah lahir benur berkualitas dengan predikat excellent dari KKP RI untuk mendukung tambak udang di berbagai daerah,” ujar Algafry.

Untuk itu dirinya memastikan bakal terus memabangun iklim investasi yang sehat dan kondusif melalui hadirnya kemudahan dalam proses administrasi dan regulasi bagi investor.

“Tadi saya minta Pak Sekda agar tidak mempersulit. Jika memang memungkinkan untuk ditingkatkan kerja samanya, why not? Tentu tetap dengan mengikuti aturan dan regulasi yang berlaku,” kata dia.

Disisi lain ia juga menyebutkan, melalui investasi semacam ini dapat membuka lapangan kerja yang saat ini banyak dibutuhkan oleh masyarakat.

"Karena dari sekian tadi digambarkan tenaga kerja yang terserap juga anak-anak Koba, bukan hanya anak Lubuk. Tapi juga tadi saya tanya ada dari Belinyu, dari Sungailiat, bisa bekerja di sini," pungkasnya.

(Bangkapos.com/Rifqi Nugroho)

Sumber: bangkapos
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved