Berita Sungailiat
Kedai Kopi Keliling Pertama di Belinyu, Calla Cullu Curi Perhatian Anak Muda
Mengusung konsep berpindah lokasi, Calla Cullu hadir sebagai alternatif tempat nongkrong bagi anak muda
BANGKAPOS.COM, BANGKA — Suasana malam di depan SPBU Jalan Gajah Mada, Belinyu, Kabupaten Bangka tampak lebih ramai dari biasanya.
Sejumlah anak muda terlihat berkumpul di kursi outdoor sambil menikmati minuman, sementara sebuah mobil klasik VW Combi menjadi pusat perhatian.
Kendaraan tersebut merupakan bagian dari Calla Cullu, street coffee dengan konsep keliling yang kini mulai dikenal masyarakat.
Mengusung konsep berpindah lokasi, Calla Cullu hadir sebagai alternatif tempat nongkrong bagi anak muda.
Nama Calla Cullu memiliki arti berpindah-pindah, sesuai dengan konsep usaha yang tidak menetap di satu tempat.
Usaha ini digagas oleh Firman (33) bersama dua rekannya, Yogi (28) dan Fredy (32), yang sebelumnya merupakan teman satu tongkrongan.
Ketiganya membentuk satu tim dalam mengembangkan konsep usaha tersebut.
Yogi mengatakan ide awal muncul setelah Firman terinspirasi dari konsep street coffee yang dilihat di internet.
Menurutnya, coffee shop di Belinyu sudah cukup banyak, namun konsep kedai kopi keliling masih jarang ditemui.
“Awalnya kami ini teman satu tongkrongan. Dari situ muncul ide membuat konsep yang berbeda, bukan coffee shop yang menetap, tapi keliling,” ujarnya.
Mobil klasik VW Combi dipilih untuk menghadirkan nuansa vintage sekaligus menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung.
Ide tersebut mulai terpikir sekitar tiga bulan lalu, kemudian dipersiapkan selama satu bulan sebelum akhirnya mulai beroperasi sekitar dua minggu terakhir.
Tidak hanya berjualan kopi, Calla Cullu juga membawa tujuan sosial dengan mendatangi titik-titik nongkrong yang sebelumnya minim aktivitas.
“Di Belinyu masih ada beberapa tempat gelap yang kadang dijadikan tempat mabuk. Kami ingin hadir supaya jadi tempat nongkrong yang lebih positif,” kata Yogi.
Calla Cullu beroperasi setiap malam setelah salat Isya, kecuali malam Jumat. Pengunjung yang datang didominasi kalangan Gen Z.
| Bupati Fery Paparkan Arah Ekonomi Bangka, Dari Ketergantungan Timah ke Agroindustri dan Pariwisata |
|
|---|
| Kades Air Anyir Ditahan, Bupati Bangka Hormati Proses Hukum dan Siapkan PLT |
|
|---|
| Kapolres Bangka Awasi Langsung Seleksi Casis Polri 2026, Tekankan Prinsip BETAH |
|
|---|
| Masih Aset PT Timah Tbk, Bangunan Panti Gembira Sungailiat Berstatus ODCB dan Butuh Revitalisasi |
|
|---|
| DPRD Bangka Sahkan Perda Perubahan Struktur Perangkat Daerah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20260218-KOPI-BERJALAN.jpg)