Rabu, 20 Mei 2026

Berita Bangka

Momen Mudik Lebaran, Polisi Perketat Pengawasan Laut di Dermaga dan Pelabuhan Tikus

Langkah ini dilakukan untuk memastikan keselamatan penumpang. Terutama pada transportasi speed boat alias perahu motor

Tayang:
Penulis: Cepi Marlianto | Editor: Hendra
Bangkapos.com/Cepi Marlianto
AKTIVITAS DI PELABUHAN SADAI - Aktivitas bongkar muat penumpang dan kendaraan yang berlangsung di Pelabuhan Sadai, Senin (16/3/2026). Menjelang peningkatan arus mudik lebaran Polisi mulai memperketat pengawasan di dermaga dan pelabuhan tikus. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA – Kepolisian bersama pemerintah daerah meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas angkutan laut di Kabupaten Bangka Selatan, Kepulauan Bangka Belitung menjelang puncak arus mudik Lebaran.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan keselamatan penumpang. Terutama pada transportasi speed boat alias perahu motor yang menjadi moda utama masyarakat setempat.

Kepala Satuan Polisi Air dan Udara (Satpolairud) Polres Bangka Selatan, Iptu Mulia Renaldi mengatakan pihaknya bersama Dinas Perhubungan Kabupaten Bangka Selatan melakukan monitoring dan evaluasi terhadap arus mudik di sejumlah titik pelabuhan dan dermaga.

Khususnya yang menjadi jalur utama masyarakat selama musim mudik. Pengawasan ini dilakukan untuk memastikan aktivitas angkutan laut berjalan aman dan tertib.

“Pengawasan yang dilakukan juga merupakan bagian dari rangkaian Operasi Ketupat Menumbing 2026 yang digelar untuk menjamin keamanan dan keselamatan masyarakat selama periode mudik Lebaran,” kata dia kepada Bangkapos.com, Senin (16/3/2026).

Menurutnya terdapat beberapa jalur transportasi laut yang menjadi perhatian dalam pengawasan selama periode mudik Lebaran tahun ini.

Di antaranya, rute penyeberangan dari Pelabuhan Sadai menuju Tanjung Ru, Belitung yang dilayani kapal penyeberangan milik PT Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan (ASDP). Jalur ini menjadi akses penting bagi masyarakat yang hendak menuju Pulau Belitung.

Selain itu, turut menjadi atensi utama yakni aktivitas penyeberangan juga ramai pada rute Pelabuhan Sadai menuju Pulau Lepar, Desa Penutuk, serta Pulau Pongok yang dilayani oleh perahu motor atau speed boat milik masyarakat setempat.

Transportasi tersebut tidak hanya mengangkut penumpang, tetapi juga kendaraan roda dua serta berbagai barang kebutuhan masyarakat.

Tak hanya itu, aktivitas angkutan laut juga berlangsung di Dermaga Tradisional Marzuki, Sukadamai, Kelurahan Tanjung Ketapang, Kecamatan Toboali.

Dermaga tersebut turut melayani penyeberangan menuju sejumlah pelabuhan tradisional di wilayah Provinsi Sumatera Selatan menggunakan speed boat. Karena praktis dan cepat, transportasi ini menjadi pilihan utama masyarakat untuk mobilitas sehari-hari. 

Moda transportasi tersebut tidak hanya mengangkut penumpang dan barang. Akan tetapi juga kendaraan roda dua milik masyarakat yang hendak menyeberang antar wilayah.

“Speed boat ini menjadi moda transportasi utama bagi masyarakat untuk mobilitas antar pulau, termasuk untuk mengangkut kendaraan roda dua dan barang,” ujar Mulia Renaldi.

Ia menegaskan, meningkatnya aktivitas pelayaran di sejumlah jalur tersebut membuat pengawasan harus dilakukan lebih ketat untuk mencegah potensi kecelakaan laut. Keselamatan penumpang menjadi prioritas utama dalam pengawasan yang dilakukan selama Operasi Ketupat Menumbing 2026.

Petugas di lapangan tidak hanya melakukan pemantauan lalu lintas kapal, tetapi juga memastikan setiap operator angkutan laut mematuhi aturan keselamatan pelayaran.

Sumber: bangkapos.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved