Berita Bangka
Gemuruh Takbir Menggema, Malam Lebaran di Belinyu Dipadati Warga
Suara takbir mulai terdengar bersahut-sahutan di Kecamatan Belinyu, Kabupaten Bangka, Jumat (20/3/2026) malam
BANGKAPOS.COM, BANGKA — Suara takbir mulai terdengar bersahut-sahutan di Kecamatan Belinyu, Kabupaten Bangka, Jumat (20/3/2026) malam.
Sejak selepas sholat Isya, warga sudah memadati kawasan rumah dinas camat untuk mengikuti takbir keliling dalam rangka menyambut Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
Iring-iringan takbir keliling dibuka oleh mobil patroli kepolisian yang berjalan di barisan paling depan. Di belakangnya, puluhan kendaraan roda empat yang telah dihias mulai bergerak perlahan, diikuti ratusan kendaraan roda dua yang turut mengiringi.
Di bagian paling belakang, mobil ambulans disiagakan sebagai bentuk pengamanan selama kegiatan berlangsung.
Dari titik start di rumah dinas camat, rombongan melintasi sejumlah ruas jalan utama di antaranya Jalan Singayudha, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Yos Sudarso menuju Pantai Putat dan pintu gerbang Lanal, kemudian berlanjut ke Jalan Pahlawan XII, Jalan Hos Cokroaminoto, Jalan H. Agus Salim (Masjid Jami), Jalan Gajah Mada, hingga kembali ke titik awal.
Sepanjang rute, warga terlihat berdiri di pinggir jalan untuk menyaksikan iring-iringan peserta. Tidak sedikit yang datang bersama keluarga, bahkan ada yang sudah menunggu sejak pukul 19.00 WIB. Saat rombongan mulai bergerak, jalanan Belinyu langsung dipadati kendaraan dan masyarakat yang ikut mengiringi.
Berdasarkan pantauan di lapangan, jumlah kendaraan roda empat yang ikut sekitar 50 hingga 70 unit. Sementara kendaraan roda dua yang mengiringi diperkirakan mencapai lebih dari 500 unit.
Camat Belinyu, Firmansyah, mengatakan pelaksanaan takbir keliling tahun ini tidak membatasi jumlah peserta.
“Tidak ada pembatasan, siapapun boleh ikut meramaikan. Ini memang sudah menjadi tradisi masyarakat Belinyu setiap tahun,” ujarnya.
Ia menjelaskan, rute takbir keliling tahun ini mengalami penyesuaian berdasarkan hasil rapat bersama unsur terkait.
“Tahun ini tidak melewati Gunung Muda dan difokuskan di dalam kota. Namun rute ke Tanjung Gudang kembali dilalui, menyesuaikan kondisi lalu lintas,” jelasnya.
Selain itu, penggunaan kendaraan truk sebenarnya tidak diperbolehkan. Namun di lapangan masih ditemukan beberapa yang ikut secara spontan.
“Kedepan ini akan menjadi evaluasi agar pelaksanaan lebih tertib lagi,” tambahnya.
Dari sisi pengamanan, kegiatan ini melibatkan unsur kepolisian, TNI, Satpol PP, Pramuka, hingga organisasi masyarakat. Kanit Binmas Polsek Belinyu, Aiptu Zaki Jamalulail, menyebutkan sekitar 200 personel gabungan diterjunkan untuk mengamankan jalannya kegiatan.
“Dari kepolisian ada 33 personel, dan total gabungan sekitar 200 personel. Pengamanan difokuskan di titik kumpul, persimpangan, serta jalur yang dilalui peserta,” katanya.
| Cek Pintu Tempat Pelarian Tahanan, Kabid Humas Polda Babel Minta Kapolres Bangka Tambah CCTV |
|
|---|
| Pemkab Bangka Tetapkan WFH 50 Persen ASN Mulai Hari Ini, Tak Berlaku untuk Kepala OPD dan Eselon III |
|
|---|
| Bupati Bangka Kumpulkan PKS, Soroti Harga TBS Sawit di Bawah Rp3 Ribu Per Kg |
|
|---|
| Kades Air Anyir Ditahan Polisi, Penasihat Hukum Ajukan Permohonan Penangguhan Penahanan |
|
|---|
| Terinspirasi Telur Hias Khataman Alquran, Bupati Bangka Ingin Diperlombakan saat HUT Kota Sungailiat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20260321-TAKBIR-KELILING.jpg)