Bangka Pos Hari Ini
Dapur MBG Paritpadang Sungailiat Ditutup Sementara Usai Siswa Muntah dan Pusing
Operasional dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Paritpadang, Sungailiat, dihentikan sementara setelah sejumlah siswa mengalami muntah ...
BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Operasional dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Paritpadang di Jalan Imam Bonjol, Sungailiat, Kabupaten Bangka, dihentikan sementara menyusul dugaan insiden kesehatan yang dialami sejumlah siswa.
Pantauan di lokasi pada Senin (30/3), bangunan dapur tampak tertutup rapat tanpa aktivitas. Seluruh pintu dalam kondisi terkunci, sementara dua kendaraan operasional terparkir di halaman.
Area sekitar juga terlihat dipenuhi daun kering, menandakan tidak adanya kegiatan dalam beberapa waktu terakhir.
Koordinator Wilayah SPPG Bangka, Dinda Putri Irhamni, membenarkan penghentian operasional tersebut. Ia menyebut, dapur MBG Imam Bonjol telah berhenti beroperasi sejak 10 Maret 2026 sebagai langkah antisipasi sambil menunggu hasil uji laboratorium.
“SPPG Imam Bonjol saat ini diberhentikan sementara operasionalnya. Kami juga telah memberikan surat peringatan karena adanya informasi kejadian menonjol,” ujar Dinda.
Ia menegaskan, hingga kini penyebab pasti insiden tersebut belum dapat dipastikan. Sampel makanan yang diduga menjadi pemicu masih dalam tahap pemeriksaan.
“Masih dalam proses uji sampel. Jadi belum bisa disimpulkan apakah ini keracunan makanan atau faktor lain,” katanya.
Menu Burger
Peristiwa ini bermula dari distribusi MBG ke SMKN 1 Sungailiat pada 9 Maret 2026, bertepatan dengan bulan Ramadan.
Saat itu, menu yang dibagikan berupa burger untuk lebih dari 1.000 siswa.
Namun, pada tahap awal, baru sekitar 500 porsi yang didistribusikan.
Siswa non-muslim yang tidak berpuasa langsung mengonsumsi makanan tersebut, sementara siswa muslim memilih menyimpannya untuk berbuka puasa.
“Yang tidak puasa langsung makan, sementara yang puasa dibawa pulang,” kata Kepala SMKN 1 Sungailiat, Nina Erlina.
Tak lama setelah pembagian, seorang siswi kelas X tiba-tiba mengalami muntah. Pihak sekolah segera menghubungi orang tua siswa tersebut dan melakukan penelusuran terhadap makanan yang dikonsumsi.
“Setelah dicek, ada beberapa roti burger yang berjamur. Tapi yang dimakan siswi yang muntah justru tidak berjamur,” ujarnya.
Temuan tersebut memicu kekhawatiran di kalangan siswa. Mereka kemudian memeriksa makanan masing-masing dan menemukan sebagian roti dalam kondisi berjamur.
| Band Pelajar SMAN 1 Manggar Jadi Pembuka Slank, Smone4U Siap Tampil di Panggung Besar |
|
|---|
| Berangkat Dini Hari, Jemaah Haji Indonesia Tiba Pagi di Madinah |
|
|---|
| Bukan Modus Biasa, Pasir Timah Diambil Langsung dari PIP untuk Diselundupkan |
|
|---|
| Lulus 3,5 Tahun dengan IPK 3,94, Kisah Zaza Jadi Inspirasi Wisudawan UBB |
|
|---|
| Pencarian Parjiman Berakhir Duka, Jenazah Ditemukan di Pantai Punggur Tuing |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20260331-Bangka-Pos-Hari-Ini-Selasa-31032026.jpg)