Berita Bangka
Dari Roti Burger MBG Berjamur, Siswi Mual dan Pusing, Temuan Salmonella, SPPG Parit Padang Ditutup
Polemik siswi SMKN 1 Sungailiat, Kabupaten Bangka yang mengalami mual dan pusing diduga usai menyantap menu burger MBG berujung pada fakta baru.
Ringkasan Berita:
- Polemik siswi SMKN 1 Sungailiat, Kabupaten Bangka yang mengalami mual dan pusing diduga usai menyantap menu burger MBG akhirnya berujung pada fakta baru
- Uji sampel laboratorium terhadap menu burger Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disajikan SPPG Parit Padang bulan Ramadan 1447 Hijriah lalu ditemukan temuan
- Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka menyampaikan ditemukan bakteri salmonella dan jamur kapang pada roti burger sesuai menu hari tersebut
BANGKAPOS.COM – Polemik siswi SMKN 1 Sungailiat, Kabupaten Bangka yang mengalami mual dan pusing diduga usai menyantap menu burger MBG akhirnya berujung pada fakta baru.
Uji sampel laboratorium terhadap menu burger Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disajikan SPPG Parit Padang atau dikenal dengan SPPG Imam Bonjol Ramadan 1447 Hijriah lalu terungkap.
Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka menyampaikan ditemukan bakteri salmonella dan jamur kapang pada roti burger sesuai menu hari tersebut.
Diketahui, sebelumnya sejumlah siswi SMKN 1 Sungailiat, Kabupaten Bangka sempat mengalami pusing dan mual diduga usai mengonsumsi menu burger Makan Bergizi Gratis pada 9 Maret 2026 lalu.
Baca juga: Harga Resmi BBM 1 April 2026 Seluruh SPBU Pertamina di Indonesia
Dari peristiwa tersebut, Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka melakukan penelusuran lebih lanjut dengan mengirimkan sampel makanan tersebut untuk diuji oleh Badan Pengawas Obat dan Makan (BPOM) Pangkalpinang.
Terbaru, belakangan diketahui hasil uji sampel tersebut sudah keluar dan disampaikan oleh BPOM Pangkalpikang ke Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka melalui Puskesmas Kenanga.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka, Nora Sukma Dewi menyampaikan bahwa hasil pemeriksaan ditemukan bakteri salmonella dan jamur kapang pada roti burger sesuai menu hari tersebut.
“Hasil pemeriksaan sampel oleh BPOM ditemukan salmonella dan kapang,” kata Nora kepada Bangkapos.com, Selasa (31/3/2026).
Sekadar informasi, salmonella merupakan bakteri yang dapat menyebabkan gangguan atau infeksi pada saluran pencernaan.
Sedangkan kapang atau disebut juga kulapuk merupakan jenis jamur yang biasa tumbuh pada permukaan makanan yang sudah basi atau terlalu lama tidak diolah.
Lebih lanjut, saat peristiwa siswi mengalami pusing dan mual-mual tersebut diduga setelah mengonsumsi burger MBG tersebut, tim Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka segera turun ke lokasi untuk melakukan investigasi dan untuk mencegah keracunan meluas.
Kadinkes juga menginstruksikan penarikan menu MBG serta menginformasikan untuk tidak mengkonsumsi Menu MBG di hari tersebut.
“Dinkes juga kembali melakukan sosialisasi untuk penerapan uji organoleptik sebelum menu MBG didistribusikan,” jelasnya.
Bupati Bangka Minta Evaluasi
Bupati Bangka, Fery Insani memberikan tanggapan terkait adanya sejumlah siswa yang mengalami pusing dan mual diduga usai konsumsi menu burger Makan Bergizi Gratis (MBG).
| Kasus Karhutla Makin Marak Terjadi, Pemkab Bangka Bentuk Satgas |
|
|---|
| Pastikan Tidak Ada Kenaikan Harga BBM, Polres Bangka Patroli di SPBU dan Imbau Tak Percaya Hoaks |
|
|---|
| Bupati Bangka Minta Tambang Ilegal di Jada Bahrin Dihentikan, Tunggu Realisasi WPR 45 Hektare |
|
|---|
| 122 CPNS Kabupaten Bangka Resmi jadi PNS, Bupati Minta agar Bekerja Profesional dan Berintegritas |
|
|---|
| Hasil Uji Sampel Burger MBG di Sungailiat, Ditemukan Bakteri Salmonella dan Jamur Kapang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20260401-MBG-BURGER1.jpg)