Selasa, 14 April 2026

Berita Bangka

Dari Roti Burger MBG Berjamur, Siswi Mual dan Pusing, Temuan Salmonella, SPPG Parit Padang Ditutup

Polemik siswi SMKN 1 Sungailiat, Kabupaten Bangka yang mengalami mual dan pusing diduga usai menyantap menu burger MBG berujung pada fakta baru.

Penulis: Rusaidah | Editor: Rusaidah
Bangkapos/Arya Bima Mahendra/Istimewa
SPPG TUTUP SEMENTARA — Kondisi SPPG Imam Bonjol, Sungailiat, Kabupaten Bangka yang tampak tutup dan tidak ada aktivitas, Senin (30/3/2026). SPPG tersebut dihentikan sementara operasionalnya karena dugaan ada siswa yang keracunan. (kanan) Ilustrasi burger. 

Ringkasan Berita:
  • Polemik siswi SMKN 1 Sungailiat, Kabupaten Bangka yang mengalami mual dan pusing diduga usai menyantap menu burger MBG akhirnya berujung pada fakta baru
  • Uji sampel laboratorium terhadap menu burger Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disajikan SPPG Parit Padang bulan Ramadan 1447 Hijriah lalu ditemukan temuan
  • Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka menyampaikan ditemukan bakteri salmonella dan jamur kapang pada roti burger sesuai menu hari tersebut

 

BANGKAPOS.COM – Polemik siswi SMKN 1 Sungailiat, Kabupaten Bangka yang mengalami mual dan pusing diduga usai menyantap menu burger MBG akhirnya berujung pada fakta baru.

Uji sampel laboratorium terhadap menu burger Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disajikan SPPG Parit Padang atau dikenal dengan SPPG Imam Bonjol Ramadan 1447 Hijriah lalu terungkap.

Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka menyampaikan ditemukan bakteri salmonella dan jamur kapang pada roti burger sesuai menu hari tersebut.

Diketahui, sebelumnya sejumlah siswi SMKN 1 Sungailiat, Kabupaten Bangka sempat mengalami pusing dan mual diduga usai mengonsumsi menu burger Makan Bergizi Gratis pada 9 Maret 2026 lalu.

Baca juga: Harga Resmi BBM 1 April 2026 Seluruh SPBU Pertamina di Indonesia

Dari peristiwa tersebut, Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka melakukan penelusuran lebih lanjut dengan mengirimkan sampel makanan tersebut untuk diuji oleh Badan Pengawas Obat dan Makan (BPOM) Pangkalpinang.

Terbaru, belakangan diketahui hasil uji sampel tersebut sudah keluar dan disampaikan oleh BPOM Pangkalpikang ke Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka melalui Puskesmas Kenanga.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka, Nora Sukma Dewi menyampaikan bahwa hasil pemeriksaan ditemukan bakteri salmonella dan jamur kapang pada roti burger sesuai menu hari tersebut.

“Hasil pemeriksaan sampel oleh BPOM ditemukan salmonella dan kapang,” kata Nora kepada Bangkapos.com, Selasa (31/3/2026).

Sekadar informasi, salmonella merupakan bakteri yang dapat menyebabkan gangguan atau infeksi pada saluran pencernaan.

Sedangkan kapang atau disebut juga kulapuk merupakan jenis jamur yang biasa tumbuh pada permukaan makanan yang sudah basi atau terlalu lama tidak diolah. 

Lebih lanjut, saat peristiwa siswi mengalami pusing dan mual-mual tersebut diduga setelah mengonsumsi burger MBG tersebut, tim Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka segera turun ke lokasi untuk melakukan investigasi dan untuk mencegah keracunan meluas.

Kadinkes juga menginstruksikan penarikan menu MBG serta menginformasikan untuk tidak mengkonsumsi Menu MBG di hari tersebut.

“Dinkes juga kembali melakukan sosialisasi untuk penerapan uji organoleptik sebelum menu MBG didistribusikan,” jelasnya.

Bupati Bangka Minta Evaluasi

Bupati Bangka, Fery Insani memberikan tanggapan terkait adanya sejumlah siswa yang mengalami pusing dan mual diduga usai konsumsi menu burger Makan Bergizi Gratis (MBG).

Bupati Bangka, Fery Insani.
MENU BURGER MBG -- Bupati Bangka, Fery Insani memberikan tanggapan terkait adanya sejumlah siswa yang mengalami pusing dan mual diduga usai konsumsi menu burger Makan Bergizi Gratis (MBG). (Bangkapos/Arya Bima Mahendra)
Sumber: bangkapos.com
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved