Sabtu, 2 Mei 2026

Warga Babel Harap Hati-Hati! Di Gresik Ada Penipuan SK CPNS Palsu, Korban Sampai Ikut Apel

Waspada warga Babel terhadap penipuan SK CPNS palsu seperti kasus di Gresik, Jawa Timur

Tayang:
Penulis: Dedy Qurniawan CC | Editor: Dedy Qurniawan
Generated by AI/ Serambi News
INFO CPNS 2026 - Foto ilustrasi 

SEP mengaku sebelumnya bekerja di Kantor Kecamatan Menganti, Gresik.

"Lalu saya telepon Sekcam Menganti, ternyata tidak ada pegawainya atas nama tersebut. Lalu kami arahkan SEP ke BKPSDM," ucapnya.

Tak hanya SEP, setidaknya masih banyak korban yang datang ke Kantor Pemkab Gresik dengan kasus yang sama.

Ada yang sempat ikut apel.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Gresik, Agung Endro Dwi Setyo Utomo mengatakan tengah mendalami dugaan penipuan ASN tersebut.

"Saat ini masih didalami tim kami. Kami juga akan memanggil saksi dan juga korban, kemarin yang sudah datang sembilan orang," tandasnya.

Kasus penipuan terkait CPNS memang kerap terjadi pada warga.

Di daerah lainnya, kasus penipuan dengan modus tawaran lolos CPNS juga terjadi di Kabupaten Klaten, Provinsi Jawa Tengah.

Dua warga dijanjikan lolos calon pegawai negeri sipil (CPNS) di Kementerian Hukum dan HAM.

Kapolres Klaten, AKBP Moh Faruk Rozi, mengungkapkan aksi penipuan ini dialami korban berinisial FK dan MDH, warga Kecamatan Ceper.

Keduanya mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah. FK mengalami kerugian Rp 192.000.500, sedangkan MDH rugi sebesar Rp 126.000.000.

“Tersangka mengiming-imingi korban dapat masukkan korban mengikuti seleksi CPNS dan dapat meluluskan para korban,” kata Faruk di Mapolres Klaten, Jawa Tengah, Jumat (20/2/2026) dilansir Tribunnews.

Dikutip dari Tribun Jatim, Faruk menjelaskan, peristiwa ini terjadi dalam kurun waktu September 2023 hingga Februari 2024.

Awalnya, pelaku berinisial YS (56) meyakinkan korbannya dengan mengaku memiliki jaringan dan kenal dengan pejabat tinggi di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). YS merupakan warga Semarang.

Para korban yang tergiur lantas mentransfer uang mahar secara bertahap. Namun, janji pelaku tak pernah terwujud hingga korban merasa curiga.

Sumber: bangkapos.com
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved