Berita Bangka Barat
DPRD Babar Soroti Blank Spot, Desak Internet Gratis dan Penambahan BTS
Masih banyaknya wilayah blank spot di Bangka Barat mendorong DPRD meminta perbaikan jaringan hingga penyediaan internet ...
Penulis: Riki Pratama | Editor: Asmadi Pandapotan Siregar
BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Anggota DPRD Kabupaten Bangka Barat, Eddy Arif, menyoroti belum tersedianya layanan internet gratis di tengah masih banyaknya wilayah yang mengalami blank spot di daerah tersebut.
Menurut Eddy, kebutuhan akses internet saat ini sudah menjadi kebutuhan dasar masyarakat, terutama di era digitalisasi. Ia menilai keterbatasan jaringan telekomunikasi dapat menghambat aktivitas masyarakat, mulai dari pelajar hingga pekerja.
"Ya setidaknya di wilayah umum seperti di depan Lapangan Gelora dulu ada internet gratis diaktifkan lagi. Sehingga masyarakat bisa menikmati sinyal internet dengan baik," kata Anggota Komisi III DPRD Bangka Barat, Eddy Arif kepada Bangkapos.com, Kamis (23/4/2026).
Eddy meyakini, apabila masih ada suatu daerah susah sinyal dan blank spot, hal tersebut tentu mengganggu kinerja dan aktivitas. Baik pelajar, pegawai maupun masyarakat umum, akibat terbatasnya jaringan telekomunikasi.
"Kami juga sudah melakukan rapat dengar pendapat dengan Pemdes Simpang Yul, beberapa waktu lalu yang mengeluhkan soal sinyal ini. Dan kami bakal terus mendorong agar adanya perbaikan terhadap sinyal telekomunikasi disejumlah daerah," katanya.
Ia meminta Kominfo agar dapat mendorong provider untuk membangun tower baru di Bangka Barat. Sebagai solusi jangka panjang dalam upaya meningkatkan kualitas sinyal telekomunikasi.
"Kemudian harus di data ulang dari Kominfo mana daerah blank spot dan daerah yang tidak. Sehingga perbaikan jaringan telekomunikasi dapat dirasakan semua wilayah," katanya.
Baca juga: Blank Spot Masih Menghantui Babel, Daerah Dorong Percepatan Pembangunan BTS
Dia menegaskan, di era digitalisasi ini, kebutuhan akan sinyal telekomunikasi merupakan kebutuhan dasar masyarakat, yang ingin mendapatkan berbagai informasi dari berbagai belahan daerah bahkan dunia.
"Jadi saya ulangi lagi, perlu didata ulang , daerah mana saja belum ada sinyal. Seperti Tanjungkalian, Pantai Asmara itu daerah wisata, masih susah sinyalnya, intinya harusnya di data. Kalau bisa semua desa dan dusun. Zaman sudah digitalisasi, sinyal telekomunikasi sudah menjadi kebutuhan dasar. Kami DPRD bakal terus mengawasi perkembangannya," tutupnya.
Sementara, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Bangka Barat, Indra Cahaya, mengatakan, belum adanya layanan internet gratis di Bangka Barat.
"Belum ada, untuk area publik belum ada," kata Indra.
Indra memastikan, pihaknya telah melaporkan secara online ke Komdigi terkait daerah yang masih mengalami blank spot.
"Sekarang ini pendaftaran untuk blank spot itu secara online. Jadi seluruh Indonesia ia daftar secara online, kita sudah menindaklanjuti secara online, datanya lengkap. Nanti tinggal tindak lanjutnya, nanti perlu koordinasi lebih lanjut," kata Indra.
Ia mengatakan, sebanyak 14 titik blank spot yang terdata berdasarkan data 2021, yang masih digunakan oleh Dinas Kominfo Bangka Barat.
Menurutnya, data tersebut masih digunakan dan belum adanya perubahan terkait daerah blank spot di Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Bangka Belitung.
"Untuk data terbaru belum ada, kita masih menggunakan data lama karena itulah, titik-titik yang masih bermasalah kategori blank spot," ujarnya.
Ia menambahkan, data tersebut juga telah mereka sampaikan ke Kementerian Komunikasi dan Digital. Sehingga diharapkan dapat ditindak lanjuti, sesegera mungkin. (Bangkapos.com/Riki Pratama)
| Pencuri di Babel Terkunci dan Tertidur di Ruang Kepala Sekolah Usai Lelah Memilih Kumpulan Kunci |
|
|---|
| Sanggam Aritonang Resmi Jabat Kasi Intel Kejari Bangka Barat, Fokus Pemetaan Isu Strategis |
|
|---|
| UMKM di Mentok Menjerit, Biaya Produksi Membengkak, Harga Plastik Naik Gas Nonsubsidi Ikutan Naik |
|
|---|
| Polisi Ungkap Modus Baru Peredaran Sabu di Tempilang, Pelaku Bawa Timbangan Saat Transaksi |
|
|---|
| 63 Wilayah Blank Spot di Bangka Belitung, Warga Terpaksa Panjat Pohon Demi Sinyal |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20260423-Anggota-DPRD-Bangka-Barat-Eddy-Arif.jpg)