Rabu, 13 Mei 2026

Berita Bangka Barat

Lapangan Kerja Terbatas, 5.000 Lebih Warga Kabupaten Bangka Barat Menganggur

Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Bangka Barat mencatat angka pengangguran berjumlah 5.595 orang berdasarkan data pada 2024.

Tayang:
Penulis: Arya Bima Mahendra | Editor: Hendra
Bangkapos.com/Arya Bima Mahendra
Kantor Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Bangka Barat, Selasa (12/5/2026). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA — Minimnya lapangan pekerjaan menjadi salah satu faktor yang menyumbang tingginya angka pengangguran di Kabupaten Bangka Barat.

Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Bangka Barat mencatat angka pengangguran berjumlah 5.595 orang berdasarkan data pada 2024.

“Kami masih menggunakan sumber data dari BPS Bangka Barat dan saat ini masih data 2024,” kata Dandon Anggono Putro, Fungsional Pengantar Kerja Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Bangka Barat, Selasa (12/5/2026).

Dia menyebut, untuk data terbaru angka pengangguran sepanjang tahun 2025 masih belum dimiliki dan menunggu diterbitkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS).

Dengan demikian, maka belum dapat dibandingkan apakah data angka pengangguran tersebut mengalami peningkatan atau justru penurunan.

Adapun pengangguran di Bangka Barat tersebut didominasi oleh masyarakat dengan kategori kelompok usia produktif atau angkatan kerja.

Lanjut dia, hal ini salah satunya disebabkan oleh tingginya jumlah lulusan sekolah, baik SMA sederajat dan perguruan tinggi yang tidak sebanding dengan ketersediaan lapangan kerja.

“Kondisi kita memang masih terbatas lapangan kerja, sementara jumlah lulusan terus bertambah,” tuturnya.

Kemudian, tidak sedikit juga masyarakat usia produktif yang tidak memiliki kemampuan atau keterampilan sehingga kalah bersaing dengan tenaga kerja dari luar daerah.

Oleh karena itu, salah satu upaya yang dilakukan oleh pihaknha adalah rutin melaksanakan pelatihan di Balai Latihan Kerja (BLK) dengan berbagai bidang keahlian.

Hal itu dilakukan sebagai intervensi dengan harapan dapat memberikan bekal kepada masyarakat untuk memudahkan mencari kerja ataupun membuka usaha dari bekal yang didapat di BLK.

“Kita rutib membuka pelatihan kerja di BLK untuk memberikan wawasan dan keterampilan kepada masyarakat yang membutuhkan pekerjaan,” imbuhnya.

(Bangkapos.com/Arya Bima Mahendra)

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved