Berita Bangka Barat
DKPP Bangka Barat Ingatkan Peternak Waspadai Penyakit LSD pada Ternak Muda
Penyakit Lumpy Skin Disease (LSD) dinilai lebih rentan menyerang hewan ternak usia muda. Meski tingkat kematiannya rendah...
Penulis: Arya Bima Mahendra | Editor: Asmadi Pandapotan Siregar
BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Lumpy Skin Disease atau LSD menjadi salah satu penyakit yang perlu diwaspadai peternak menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.
Penyakit yang menyerang hewan ternak seperti sapi tersebut dinilai lebih dominan menyerang ternak berusia muda karena memiliki daya tahan tubuh yang masih lemah.
Kepala Bidang Peternakan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Bangka Barat, Agung Ari Wibowo, mengatakan, tingkat kematian akibat LSD sebenarnya relatif kecil jika dibandingkan dengan Penyakit Mulut dan Kuku atau PMK.
“Tingkat kematiannya sebenarnya kecil dibandingkan dengan PMK,” kata Agung, Kamis (14/5/2026).
Dia menyebut, tingkat mortalitas tersebut tergantung dengan kondisi daya tahan tubuh dari hewan ternak itu sendiri.
“Untuk yang muda, sapi-sapi itu biasanya itu lebih rentan karena daya tahan tubuhnya masih lemah,” jelasnya.
Oleh karena itu, dirinya berharap para peternah dapat memperhatikan langkah-langkah pencegahan supaya ternak mereka tidak terjangkit LSD.
Berbagai upaya yang perlu dilakukan seperti menjaga kebersihan kandang dengan rutin membersihkan kotoran sehingga tidak mudah mengundang lalat.
Lalu, membatasi orang yang keluar masuk kandang sehingga tidak membawa virus LSD tersebut dari luar ke dalam kabdang.
Selain itu, peternak juga haru rutin melakukan langkah pengendalian vektor atau serangga penghisap darah seperti nyamuk/lalat yang dapat menularkan penyakit tersebut ke ternak lain dengan cara rutib menyemprotkan insektisida.
“Kami juga terus memberikan edukasi kepada para peternak sebagai langkah pencegahan dari penyakit LSD ini,” ungkapnya. (Bangkapos.com/Arya Bima Mahendra)
| Jelang Iduladha, DKPP Bangka Barat Waspadai Penyakit LSD pada Hewan Kurban |
|
|---|
| Sejak Jabat Kapores Bangka Barat, AKBP Pradana Aditya Sudah 5 Kali Ungkap Kasus Penyelundupan Timah |
|
|---|
| Komplotan Remaja Bobol Rumah Kontrakan di Mentok Ditangkap Polisi, Wanita Penadah Ikut Diciduk |
|
|---|
| Lima Anak di Kabupaten Bangka Barat Terdata Menderita Thalasemia |
|
|---|
| Menang Praperadilan, Kapolres Babar Tegaskan Penanganan Perkara Penyelundupan Timah Sesuai Prosedur |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20260504-HEWAN-KURBAN-Seorang-peternak-sapi-ketika-tengah-memberikan-pakan.jpg)