Rabu, 27 Mei 2026

Berita Pangkalpinang

Besok Salat Id di ATM Pangkalpinang

Pemerintah Kota Pangkalpinang memastikan pelaksanaan Salat Iduladha 1447 Hijriah kembali dipusatkan di kawasan Alun-alun Taman Merdeka (ATM).

Tayang:
Editor: Fitriadi
Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah
SALAT ID - Ribuan jemaah memadati Alun-alun Taman Merdeka saat pelaksanaan Salat Idulfitri 1447 Hijriah, Sabtu (21/3/2026) pagi. Pemerintah Kota Pangkalpinang memastikan pelaksanaan Salat Iduladha 1447 Hijriah kembali dipusatkan di kawasan Alun-alun Taman Merdeka (ATM). 

“Sapi harus sehat, berusia di atas tiga tahun, memiliki bobot besar, dan kondisi fisiknya bagus,” katanya.

Di Kabupaten Bangka Barat, sapi kurban Presiden bernama Boy juga menjadi perhatian.

Sapi limosin milik peternak Desa Mislak, Kecamatan Jebus, itu diperkirakan mencapai bobot satu ton menjelang Iduladha.

Kepala Bidang Peternakan DKPP Bangka Barat, Agung Ari Wibowo, mengatakan terakhir berat Boy tercatat sekitar 970 kilogram.

“Mungkin saat hari H nanti sudah mencapai satu ton,” ujar Agung.

Sapi tersebut dibeli dari peternak bernama Hendri dengan harga sekitar Rp110 juta dan rencananya disembelih di Masjid Darul Abror, Desa Air Lintang, Kecamatan Tempilang.

Di Kabupaten Belitung, seekor sapi jenis Malboro Cross berbobot sekitar 860 kilogram milik peternak Mahmudi juga terpilih menjadi sapi kurban Presiden.

“Kalau sapi Presiden itu bukan hanya soal harga, tapi juga kebanggaan,” kata Mahmudi.

Ia mengaku telah merawat sapi tersebut secara intensif selama dua tahun, mulai dari pemberian pakan khusus, vitamin, hingga dimandikan dua kali sehari.

Sementara itu, Kabupaten Belitung Timur mendapat bantuan sapi jenis simental berbobot 790 kilogram.

Hewan kurban tersebut rencananya ditempatkan di Masjid Al Falaah, Desa Senyubuk, Kecamatan Kelapa Kampit.

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian dan Pangan Belitung Timur, drh Therissia Hati, mengatakan bantuan tersebut diharapkan dapat mendorong perkembangan peternakan lokal.

“Kami berharap semakin banyak masyarakat yang menjadikan beternak sebagai sumber penghasilan utama, bukan sekadar usaha sampingan,” ujarnya. (t2/w4/u2/dol/z1)

Sumber: bangkapos
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved