Senin, 8 Juni 2026

Berita Bangka Selatan

Harga Sawit Kabupaten Bangka Selatan Tembus Rp2.900 per Kilogram

Mayoritas pabrik kelapa sawit (PKS) di Bangka Selatan menaikkan harga pembelian TBS dibandingkan hari sebelumnya.

Tayang:
Penulis: Cepi Marlianto | Editor: Fitriadi
Bangkapos.com/Cepi Marlianto
TBS SAWIT – Kondisi TBS kelapa sawit milik pengepul di Toboali, Kabupaten Bangka Selatan, Minggu (24/5/2026). Harga TBS sawit petani naik dalam sepekan terakhir ini setelah sebelumnya anjlok. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA – Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit petani di Kabupaten Bangka Selatan, Kepulauan Bangka Belitung kembali menunjukkan tren positif.

Berdasarkan data per Sabtu (6/6/2026), mayoritas pabrik kelapa sawit (PKS) menaikkan harga pembelian TBS dibandingkan hari sebelumnya.

Kenaikan tersebut turut mendorong harga beli di tingkat petani berada pada kisaran Rp2.478 hingga Rp2.578 per kilogram.

Baca juga: Harga TBS Petani Mandiri di Bangka Barat Merangkak Naik, Tembus Hingga Rp3.100 Per Kilogram

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Bangka Selatan, Risvandika mengatakan, kenaikan harga TBS petani terjadi di empat PKS.

Kenaikan tertinggi terjadi di PT Mentari Sawit Makmur (MSM) Ranggas yang menaikkan harga sebesar Rp250 dari Rp2.620 menjadi Rp2.870 per kilogram.

Baca juga: Harga TBS Kelapa Sawit di Bangka Belitung Merangkak Naik, Tertinggi di Belitung Rp3.500 per Kilogram

Jika dihitung secara persentase, kenaikan tersebut mencapai 9,54 persen dibandingkan harga sehari sebelumnya.

“Harga sawit di tingkat petani, khususnya untuk petani swadaya mandiri, sudah merangkak naik dari sebelumnya pada kisaran Rp2.150 menjadi Rp2.478 hingga Rp2.578 per kilogram,” kata Risvandika kepada Bangkapos.com.

Selain itu lanjut Risvandika, kenaikan nominal yang sama juga tercatat di PT Banka Agro Plantari (BAP) Bedengung dan PT Bhumi Palmindo Kencana (BPK) Payung.

Kedua perusahaan tersebut kompak menaikkan harga sebesar Rp250 dari Rp2.650 menjadi Rp2.900 per kilogram. Dengan harga tersebut, BAP dan BPK menjadi PKS dengan harga pembelian tertinggi.

Kenaikan harga yang terjadi di sejumlah PKS menunjukkan adanya persaingan positif dalam penyerapan hasil panen petani.

Kondisi tersebut memberikan peluang bagi pekebun untuk memperoleh harga jual yang lebih baik dibandingkan beberapa waktu sebelumnya.

Selain mengalami kenaikan tertinggi secara persentase, PT MSM Ranggas juga mendekati harga pembelian yang ditetapkan oleh dua perusahaan lainnya.

“Mudah-mudahan kondisi ini terus berlanjut sehingga memberikan dampak yang baik terhadap pendapatan petani sawit,” jelas Risvandika.

Sementara itu, PT Bumi Sawit Sukses Pratama (BSSP) Simpang Rimba mencatat kenaikan yang lebih rendah dibandingkan perusahaan lainnya.

Harga TBS tipe Tenera di perusahaan tersebut naik Rp30 dari Rp2.800 menjadi Rp2.830 per kilogram atau tumbuh 1,07 persen.

Sumber: bangkapos.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved