Berita Bangka Belitung
Dishub Babel Pastikan Tarif AKDP Naik Imbas Kenaikan BBM
Dinas Perhubungan Kepulauan Bangka Belitung memastikan tarif AKDP berpotensi mengalami kenaikan tahun ini menyusul naiknya harga..
Penulis: Riki Pratama | Editor: Asmadi Pandapotan Siregar
BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memastikan tarif Angkutan Kota Dalam Provinsi (AKDP) berpotensi mengalami kenaikan pada 2026 menyusul meningkatnya harga bahan bakar minyak (BBM) dan sejumlah komponen biaya operasional kendaraan.
Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Dishub Babel, Herman, didampingi Ketua Tim Angkutan dan Terminal, Rina Asrida, mengatakan pihaknya telah melakukan survei biaya operasional angkutan dan menemukan adanya kenaikan pada sejumlah komponen pendukung transportasi.
Bakal terjadi kenaikan tarif pada tahun ini, tinggal menunggu rapat bersama antara Dishub Babel dengan para pengusaha perusahaan pemilik bus/angkutan dan Organisasi Angkutan Darat (Organda).
"AKDP memang kewenamgan provinsi, berdasarkan Pergub nomor 8 tahun 2023, kami selalu survei setelah penetapan Pergub itu per tahun. Kenaikan itu pasti ada per tahunnya sampai 2026. Terakhir kami rapat di 2025 dengan perusahaan angkutan dan Organda belum ada kenaikan signifikan, berdasarkan harga BBM di 2025 masih memberlakukan Pergub itu," kata Herman.
Ia menjelaskan, berdasarkan Pergub Nomor 8 Tahun 2023 tentang Tarif Angkutan Penumpang Antar Kota Dalam Provinsi, mengatur tentang tarif sebesar Rp 340 rupiah per kilometer untuk satu penumpang.
"Misalnya trayek Kampung Keramat Pangkalpinamg ke Jebus berapa kilometer kali Rp 340 rupiah, penumpang, per kilometer lalu keluarlah tarifnya," katanya.
Dia menambahkan, saat ink sudah ada kenaikan BBM, sehingga Dishub Babel telah melakukam gerak cepat melakukan survei, dalam biaya operasional setiap amgkutan.
Baca juga: PELNI Pastikan Harga Tiket Kapal dari Bangka Belum Naik, Penumpang Dihimbau Beli Tiket Resmi
"Pada bulan kemarin sudah surve, biaya komponen itu, ada di dalam penghitungan operasional kendaraan ada harga komponen, dari harga oli dan segala macamnya ada kenaikan per bulan April sudah naik," katanya.
Untuk proses kenaikan tarif AKDP, dikatakan Herman masih menunggu rapat bersama antara pengusaha angkutan dan Organda dalam waktu dekat ini.
"Apakah tarif itu naik atau tidak, kita belum melakukan evaluasi rapat demgan oengusaha angkutan semuanya dan plus Organda. Tetapi dari surve dan hasil surve sudah ada, pasti ada kenaikan. Hanya menetapkan menjadi keputusan gubernur, harus rapat bersama dengan para pengusaha angkutan,"ujarnya.
Herman mengatakan, dalam melakukan penyesuaian tarif, pihaknya tidak semata-mata mempertimbangkan kenaikan biaya operasional. Tetapi juga melihat kondisi di lapangan, termasuk potensi dampaknya terhadap jumlah penumpang apabila tarif dinaikkan.
"Dalam menetapkan berapa kenaikan, mengumpulkan pengusaha dan Organda menanyakan apakah dampak kenaikan tarif makin sepi atau bagaimana resiko atau lainnya. Ini kita lakukan dalam waktu dekat sebelum akhir tahun sudah ada Pergub baru, karena BBM sudah naik kan," tutupnya.
Berikut Tarif Berdasarkan Pergub Nomor 8 Tahun 2023 tentang Tarif Angkutan Penumpang Antar Kota Dalam Provinsi,
- Terminal Parit Tiga – Terminal Kampung Keramat Pangkalpinang, jarak 117 km, tarif Rp39.780.
- Terminal Parit Tiga – Terminal Sungailiat, jarak 121 km, tarif Rp41.140.
- Tempilang – Terminal Kampung Keramat Pangkalpinang, jarak 63,6 km, tarif Rp21.624.
- Tempilang – Sungailiat, jarak 69 km, tarif Rp23.460.
- Terminal Mentok – Terminal Kelapa – Terminal Kampung Keramat Pangkalpinang, jarak 135 km, tarif Rp45.900.
- Sungailiat – Terminal Kelapa – Terminal Mentok, jarak 138 km, tarif Rp46.920.
- Terminal Toboali – Terminal Girimaya Pangkalpinang, jarak 124 km, tarif Rp42.160.
- Toboali – Mentok, jarak 262 km, tarif Rp89.080.
- Terminal Girimaya Pangkalpinang – Terminal Toboali, jarak 124 km, tarif Rp42.160.
- Terminal Mentok-Terminal Kampung Keramat Pangkalpinang jarak 135 km, tarif Rp 45.900
Sumber: Dishub Babel. (Bangkapos.com/Riki Pratama)
| Dosen UBB: Kenaikan BBM Bisa Picu Lonjakan Tarif Transportasi dan Harga Pangan di Babel |
|
|---|
| PELNI Pastikan Harga Tiket Kapal dari Bangka Belum Naik, Penumpang Dihimbau Beli Tiket Resmi |
|
|---|
| Tiket Pesawat dari Bangka Belitung Tembus Rp1 Juta, Warga Mulai Beralih ke Jalur Laut |
|
|---|
| Sambut HUT Ke-80 Bhayangkara, Polda Babel Tebar 8.000 Benih Ikan untuk Lomba Mancing |
|
|---|
| Update Harga Terkini TBS Kelapa Sawit di Bangka Belitung yang Sempat Anjlok Parah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20260318-MUDIK-TERMINAL-SUNGAILIAT.jpg)