Berita Sungailiat
Dinkes Bangka Akui Kekurangan Dokter Gigi di Puskesmas, Minat Pelamar Masih Rendah
Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka mengakui masih kekurangan dokter gigi di sejumlah puskesmas. Meski lowongan dan formasi terus dibuka,...
Penulis: Adi Saputra | Editor: Asmadi Pandapotan Siregar
BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bangka mengungkapkan ketersediaan dokter gigi di sejumlah puskesmas masih belum mencukupi. Kondisi ini terjadi karena rendahnya minat pelamar untuk mengisi formasi dokter gigi yang telah dibuka pemerintah daerah.
Kepala Dinkes Kabupaten Bangka, Nora Sukma Dewi mengatakan, pihaknya terus berupaya memenuhi kebutuhan tenaga kesehatan melalui pembukaan lowongan kerja maupun pengusulan formasi Aparatur Sipil Negara (ASN).
Namun, upaya tersebut belum sepenuhnya berhasil karena masih minimnya jumlah pelamar yang berminat bertugas di beberapa wilayah.
"Kami sudah membuka lowongan, tapi sayangnya minatnya masih rendah. Di Bakam sendiri bahkan sempat tidak ada pelamar yang mendaftar saat dibuka lowongan," kata Nora, Rabu (10/6/2026).
Meski demikian, Nora menambahkan kondisi ini cukup subjektif dan bergantung pada wilayahnya. Sebagai perbandingan, beberapa puskesmas di daerah lain seperti di Petaling dan Sungailiat tetap berhasil menarik minat pelamar lewat jalur BLUD.
Bahkan salah satunya berhasil mendapatkan tenaga ahli melalui dukungan anggaran khusus, terkait masalah kesejahteraan.
Nora menilai besaran gaji bagi dokter umum maupun dokter gigi sudah relatif kompetitif dan dibedakan secara proporsional.
"Kalau untuk masalah gaji saya rasa relatif, ya. Karena ada perbedaan antara dokter umum dan dokter gigi. Jika tidak salah, take home pay mereka sudah di atas Rp5 juta dan itu belum termasuk jasa pelayanan lainnya," bebernya.
Guna mengatasi keterbatasan ini dan memastikan pelayanan kesehatan masyarakat tidak terganggu, Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka saat ini terus melakukan berbagai upaya strategis.
"Salah satunya dengan mengoptimalkan penugasan dan pembagian kerja, bagi tenaga medis di puskesmas-puskesmas terdekat," ungkapnya. (Bangkapos.com/Adi Saputra)
| Capaian Skrining Kesehatan di Bangka Tembus 61,54 Persen, Lampaui Target Nasional |
|
|---|
| Tim Gabungan Minta 70 Ponton Tambang Keluar dari Perairan Teluk Kelabat Dalam |
|
|---|
| Kejari Bangka Kantongi Audit BPKP, Kerugian Negara Kasus Dana Hibah KONI Bangka Capai Rp526 Juta |
|
|---|
| Kejari Bangka Pulihkan Rp1,6 Miliar Tunggakan Kredit Sawit Rakyat dalam Sebulan |
|
|---|
| Update Harga Perkebunan Bangka, Sahang Rp145 Ribu Per Kg, Kakao Tembus Rp100 Ribu |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20260610-DOKTER-GIGI-Kepala-Dinkes-Bangka-Nora-Sukma-Dewi12.jpg)