Berita Bangka Selatan
Gegara Dana Belum Cair, SPPG Toboali Teladan Tak Beroperasi, Program MBG Terhenti
Kepala SPPG Bangka Selatan Toboali Teladan, Haikal Akbar, bilang pendistribusian program MBG terpaksa dihentikan sementara sejak 8 Juni 2026
Penulis: Cepi Marlianto | Editor: Hendra
BANGKAPOS.COM, BANGKA – Suasana di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Teladan, Toboali, tampak berbeda dari biasanya.
Tidak terdengar hiruk-pikuk aktivitas persiapan makanan maupun lalu lalang petugas yang bersiap melakukan distribusi.
Keheningan justru menyelimuti area yang sebelumnya menjadi pusat layanan bagi ribuan penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis.
Dua unit mobil bok terlihat terparkir rapi di dalam garasi. Kendaraan yang biasa digunakan untuk mengantarkan makanan ke sekolah-sekolah dan kelompok penerima manfaat itu kini hanya diam tanpa aktivitas.
Tidak ada petugas yang sibuk memuat kotak makanan ataupun memeriksa rute pengiriman seperti hari-hari sebelumnya.
Kondisi serupa terlihat di area dapur. Ruangan yang biasanya dipenuhi aroma masakan dan kesibukan para relawan tampak kosong tanpa aktivitas memasak.
Peralatan dapur tersusun rapi di tempatnya, sementara meja-meja kerja tidak digunakan sejak operasional dihentikan sementara.
Di halaman parkir, hanya beberapa kendaraan milik pegawai yang terlihat terparkir. Jumlahnya jauh lebih sedikit dibandingkan saat layanan masih berjalan normal. Area yang biasanya ramai oleh kendaraan relawan dan petugas distribusi kini tampak lengang.
Kepala SPPG Bangka Selatan Toboali Teladan, Haikal Akbar, bilang pendistribusian program Makan Bergizi Gratis (MBG) terpaksa dihentikan sementara sejak 8 Juni 2026.
Penghentian layanan tersebut dilakukan karena pihaknya belum menerima pencairan dana yang menjadi sumber pembiayaan kegiatan.
Kondisi tersebut membuat seluruh aktivitas distribusi makanan tidak dapat dilaksanakan. SPPG telah menyampaikan laporan terkait kendala tersebut kepada pihak atasan.
“Untuk SPPG Teladan kita sudah berhenti sementara dari tanggal 8 Juni 2026 sampai saat ini kita masih belum jalan,” kata dia kepada Bangkapos.com, Kamis (11/6/2026).
Menurut Haikal Akbar, hingga kini belum ada informasi pasti mengenai kapan anggaran tersebut akan dicairkan.
Pihaknya masih menunggu kepastian agar operasional dapat kembali berjalan normal. Begitu dana tersedia, SPPG akan segera menginformasikan kepada seluruh penerima manfaat.
Selama beroperasi normal, SPPG Teladan melayani sebanyak 2.723 penerima manfaat yang terdiri dari kelompok ibu hamil, ibu menyusui, balita, serta peserta didik di sejumlah sekolah.
| KUR BRI Hidupkan Kembali Kebun Sawit Samsul dari Pupuk hingga Bibit untuk Masa Depan |
|
|---|
| Kemenhaj dan Umroh Basel Perketat Penjemputan Jemaah Haji, Akan Diberlakukan Sistem Stiker |
|
|---|
| 156 Jemaah Haji Kabupaten Bangka Selatan Kloter 8 dan 9 Segera Tiba di Tanah Air |
|
|---|
| Nasib Bayumi Kades Nangka Dilapor Warga Terima Gratifikasi Sawit Bersama Istri: Tak Sesuai Fakta |
|
|---|
| Kejari Basel Telaah Laporan Dugaan Gratifikasi Kades Nangka |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/SPPG-Toboali-Teladan-Setop-Operasi-ne.jpg)