Rabu, 17 Juni 2026

Berita Pangkalpinang

Perdana Ikut Sensus Ekonomi, Pj Sekda Babel Ditanya Soal Rumah Dinas dan Usaha Pribadi

Fery menjadi orang pertama di Pemprov Babel, sebagai tanda dimulainya kegiatan pendataan lapangan sekaligus upaya meningkatkan kesadaran

Tayang:
Penulis: Riki Pratama | Editor: Hendra
Bangkapos.com/Riki Pratama
SENSUS -- Petugas BPS Babel melaksanakan pendataan perdana Sensus Ekonomi 2026 terhadap, Pj Sekda Babel, Fery Afriyanto, pada Senin (15/6/2026) pagi, di Rumdin Sekda. 

BANGKAPOS.COM,BANGKA - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bangka Belitung, melaksanakan pendataan perdana Sensus Ekonomi 2026 terhadap, Pj Sekda Babel, Fery Afriyanto, pada Senin (15/6/2026) di Rumdin Sekda.

Fery menjadi orang pertama di Pemprov Babel, sebagai tanda dimulainya kegiatan pendataan lapangan sekaligus upaya meningkatkan kesadaran. Serta partisipasi masyarakat dan pelaku usaha dalam menyukseskan pelaksanaan SE 2026.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala BPS Provinsi Bangka Belitung beserta jajaran, bersama tim garda SE 2026, petugas lapangan, perwakilan Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Bangka Belitung.

"Ini agenda nasional Sensus Ekonomi, 2026 pada prinsipnya Provinsi Babel mendukung penuh pelaksaan sensus ini," kata Pj Sekda Babel, Fery Afriyanto, kepada Bangkapos.com, Senin (15/6/2026) di Rumdin Sekda.

Dalam sensus perdana itu, Pj Sekda Babel ditanya berkaitan apakah menempati rumah dinas dan pertanyaan umum lainnya.

Sementara untuk kepemilikan usaha, ia tidak memiliki. Sehingga dicatat nol oleh petugas sensus dan catatan. Lalu ditempel menggunakan stiker di depan Rumdin Sekda.

"Sekda itu menempati dua rumah, satu rumah dinas dan rumah pribadi, dan didata tadi. Tentunya kita harus mendukung penuh sensus ekonomi 2026 di Babel, memberikan data dengan seluas luasnya, materi pertanyaan diberikan agar bisa memberikan gambaran yang baik," kata Fery.

Selain dirinya, Fery mengatakan semua ASN dan PPPK di Pemprov Babel bakal dilakukan sensus ekonomi. Sehingga BPS Babel dapat mendapatkan gambaran terkait kondisi ekonomi di Babel saat ini.

"Semua masyarakat, pelaku usaha, ASN, PPPK untuk dapat mendukung penuh sensus ekonomi ini," terangnya.

Terpisah, Kepala BPS Provinsi Bangka Belitung, Sugeng Arianto, menjelaskan, pendataan ini merupakan bagian dari pelaksanaan SE 2026 berlangsung hingga 31 Agustus 2026 di seluruh wilayah Provinsi Bangka Belitung.

Tujuannya, untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kegiatan usaha dan kondisi sosial ekonomi masyarakat. Sebagai bahan penyusunan statistik berkualitas dan mendukung pembangunan berkelanjutan.

"Memotret perekonomian di semua level dan skala, dari yang besar hingga usaha rumah tangga. Dan semua rumah akan kita datangi, baik punya usaha atau tidak, akan kita sisir semuanya," kata Sugeng.

Ia menambahkan, pendataan Perdana SE 2026 dilakukan BPS Babel di kediaman Pj Sekda Babel, sebagai bentuk dukungan Pemerintah Provinsi Bangka Belitung terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. 

Sugeng menyampaikan, sensus ekonomi merupakan kegiatan statistik berskala nasional. Sehingga sangat penting dalam menyediakan data dan informasi yang komprehensif, mengenai kegiatan usaha serta kondisi sosial ekonomi masyarakat. 

"Data yang dihasilkan akan menjadi landasan dalam perencanaan pembangunan, penyusunan kebijakan, evaluasi program, serta pengambilan keputusan di tingkat pusat maupun daerah," katanya.

Ia menjelaskan, sensus ekonomi dapat dilakujan tidak hanya di rumah. Tetapi di tempat kerja atupun usaha masyarakat.

"Bisa di rumah atau tempat kerja, bisa dua duanya. Kalau punya usaha tempat usahanya, ke rumah juga kita gali semua informasi punya usaha atau tidak. Usaha di mana kita lacak lagi," lanjutnya.

Sugeng menambahkan, sementara apabila pegawai dan tidak memiliki usaha, maka bakal dicatat petugas sesuai apa yang disampaikan.

"Kalau pegawai data informasi umum tidak ada usaha selesai pertanyaan," katanya.

Lebih jauh, ia mengatakan untuk jumlah petugas sensus yang terlibat dalam pendataan sebanyak 1.700 orang yang telah dilatih dan memiliki surat tugas resmi dalam menjalankan tugasnya.

"Petugas sensus 1.700 se-Babel sebagian besar mitra BPS. Semua sudah kita latih, sehingga semua petugas memiliki pemahaman yang sama, ketika hasil dan persepektifnya sama,"ungkapnya.

Dia mengharapkan, masyarakat dapat menerima setiap petugas sensus ekonomi yang datang ke rumah dan menyampaikan jawaban sesuai dengan kondisi sebenarnya.

"Kepada masyarakat di kalangan pemerintahan mohon dukungan dalam membantu petugas kami, menjangkau rumah tangga dan unit usaha. Agar dapat diterima, sampaikan jawaban apa adanya. Petugas kami menggunakan rompi khas dan memiliki surat tugas. Memang tugasnya, bukan menyamar mengaku petugas sensus," tutupnya. (Bangkapos.com/Riki Pratama)

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup I - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 02:00 WIB
France
Prancis
3 - 1
Senegal
Senegal
Grup I - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 05:00 WIB
Iraq
Irak
1 - 4
Norway
Norwegia
Grup J - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 08:00 WIB
Argentina
Argentina
VS
Algeria
Aljazair
Grup J - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 11:00 WIB
Austria
Austria
VS
Jordan
Yordania
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved