Berita Bangka Selatan
Kekurangan Guru SD, Pemkab Bangka Selatan Ajukan Formasi ke BKPSDMD
Anshori mengungkapkan kebutuhan tenaga pendidik di Bangka Selatan saat ini paling banyak berada pada jenjang sekolah dasar.
Penulis: Cepi Marlianto | Editor: Hendra
BANGKAPOS.COM, BANGKA – Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan, Kepulauan Bangka Belitung masih menghadapi kekurangan tenaga pendidik, terutama guru kelas pada jenjang sekolah dasar.
Untuk mengatasi persoalan tersebut, pemerintah daerah telah mengusulkan tambahan formasi guru kepada pemerintah pusat melalui mekanisme yang berlaku.
Usulan itu diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan tenaga pendidik sekaligus meningkatkan kualitas layanan pendidikan di daerah.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bangka Selatan, Anshori, berujar pihaknya telah mengajukan kebutuhan formasi guru kepada Bupati melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD).
Pengajuan tersebut dilakukan karena kebutuhan guru di sejumlah sekolah negeri masih cukup tinggi. Tenaga pendidik menjadi prioritas utama dalam usulan formasi aparatur yang disampaikan pemerintah daerah.
“Tentu kita mengajukan formasi kepada Bupati melalui BKPSDMD. Jika ada formasi, tentunya kami juga meminta agar diberikan formasi untuk guru seperti itu,” kata Anshori kepada Bangkapos.com, Rabu (17/6/2026).
Anshori mengungkapkan kebutuhan tenaga pendidik di Bangka Selatan saat ini paling banyak berada pada jenjang sekolah dasar.
Banyak guru kelas yang telah memasuki masa pensiun sehingga memunculkan kebutuhan pengganti di sejumlah sekolah. Sementara untuk guru mata pelajaran secara umum relatif lebih terpenuhi dibandingkan kebutuhan guru kelas.
Selain guru kelas, kebutuhan tenaga pengajar juga masih dirasakan pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam. Menurutnya, jumlah guru untuk mata pelajaran tersebut belum sebanyak bidang studi lainnya. Pemenuhan kebutuhan guru menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan kepada masyarakat.
“Kalau mata pelajaran lumayan terpenuhi, paling pendidikan agama Islam yang lumayan dibutuhkan dibanding yang lain seperti itu,” jelasnya.
Anshori menegaskan pemenuhan kebutuhan guru menjadi faktor penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan kepada masyarakat. Menurut dia, keberadaan guru yang memadai tidak hanya dilihat dari jumlah, tetapi juga dari kompetensi yang dimiliki.
Karena itu, pemerintah daerah terus berupaya memenuhi kebutuhan tenaga pendidik sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di sektor pendidikan.
Selain mengusulkan tambahan formasi, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bangka Selatan juga terus melakukan pengembangan kompetensi bagi tenaga pendidik yang ada.
Langkah tersebut dilakukan agar kualitas pembelajaran tetap terjaga meskipun kebutuhan guru belum sepenuhnya terpenuhi.
Pemerintah daerah juga menyiapkan berbagai langkah antisipatif apabila jumlah formasi yang diberikan pemerintah pusat tidak sesuai dengan kebutuhan di lapangan.
| Pemkab Bangka Selatan Gandeng Dunia Usaha Dukung Program Jaminan Kesehatan |
|
|---|
| Sosok Aisyah Saputri, Siswi Asal Bangka Selatan Lolos Verifikasi Calon Paskibraka Tingkat Pusat 2026 |
|
|---|
| Bangka Selatan Dapat Kuota 6.943 Ton Pupuk Subsidi Tahun 2026, Toboali Terima Alokasi Terbesar |
|
|---|
| ASN di Toboali Jadi Korban KDRT, Suami Menyerahkan Diri ke Polisi |
|
|---|
| Bersaing di Nasional, Aisyah Putri Wakili Basel Menuju Paskibraka Istana |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/Kepala-Dinas-Pendidikan-dan-Kebudayaan-Kabupaten-Bangka-Selatan-Anshori.jpg)