Pamit dari Kemenkeu, Pesan Perpisahan Sri Mulyani: Jangan Pernah Lelah Mencintai Indonesia
Sri Mulyani mengucap terima kasih atas kepercayaan tugas mengabdi dan berbakti untuk bangsa dan negara Indonesia, dan membantu Presiden terpilih
BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Pagi itu di ruang gedung Kementerian Keuangan, Sri Mulyani Indrawati berdiri di hadapan jajaran Kementerian Keuangan.
Nyaris dua dekade memimpin kementerian pengelola keuangan negara, Sri Mulyani menyampaikan pidato perpisahan.
"Ini merupakan suatu kehormatan dan juga privilege atau keistimewaan bagi saya," ucap Sri Mulyani dalam sambutan di acara Serah Terima Jabatan Menkeu di Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (9/9/2025).
Sri Mulyani lalu mengucap terima kasih atas kepercayaan tugas mengabdi dan berbakti untuk bangsa dan negara Indonesia, dan membantu Presiden terpilih untuk mencapai cita-cita Republik Indonesia.
Rasa terima kasih juga disampaikan Sri Mulyani kepada seluruh jajaran Kementerian Keuangan.
Mereka dianggap membantu dalam melaksanakan tugas mengelola keuangan negara dengan penuh dedikasi dan sepenuh hati.
"Kita bersama-sama mengelola keuangan negara dan menjaga Kementerian Keuangan di dalam situasi dan tantangan yang terus berubah," ungkapnya.
"Makin kompleks dengan adanya perubahan teknologi digital, tantangan struktural dan juga dari tren geopolitik yang sedang terjadi. Tidak pernah mudah," tambah dia.
Nama Sri Mulyani bukan hal asing lagi.
Lahir di Bandar Lampung, putri seorang dosen Universitas Lampung ini sejak muda akrab dengan disiplin ilmu dan kerja keras.
Karier akademiknya membawanya hingga Amerika Serikat, menempuh studi doktoral ekonomi di University of Illinois Urbana-Champaign.
Dari ruang kuliah ke ruang sidang kabinet, perjalanannya panjang.
Tahun 2005, ia dipercaya Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menjadi Menteri Keuangan.
Kebijakannya yang tegas membenahi birokrasi pajak dan bea cukai membuat namanya dielu-elukan.
Tak sedikit yang menyebutnya sebagai perempuan besi yang menjaga fiskal negara.
| Kekayaan Enam Polwan yang Baru Menjabat Sebagai Kapolres, Siapa Paling Kaya |
|
|---|
| Eks Kepala BAIS, Soleman Ponto Nilai Perpol 10/2025 Langgar Putusan MK, Desak Presiden Bertindak |
|
|---|
| Kasus Kayu Gelondongan Banjir Sumatra, Kapolri Sebut Satu Perusahaan Sudah Jadi Tersangka |
|
|---|
| Warga Aceh Kibarkan Bendera Putih: Kami Sekarang Menyerah dan Tak Sanggup Lagi |
|
|---|
| Sosok dan Kekayaan Alex Indra Lukman, Anggota DPR RI Minta Warga Tak Asal Pakai Kayu Sisa Banjir |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20250909-Rekam-Jejak-Sri-Mulyani-Menteri-Keuangan-Terlama.jpg)