Alasan Sri Mulyani Minta Mundur hingga 2 Kali dari Menkeu, Kini Diganti Purbaya Yudhi Sadewa
Pertama, Sri Mulyani mundur lantaran kecewa dengan tragedi penjarahan di rumahnya kawasan Bintaro, Tangerang Selatan.
Penulis: Fitri Wahyuni | Editor: Rusaidah
BANGKAPOS.COM -- Sri Mulyani ternyata pernah meminta mundur dari jabatannya sebagai Menteri Keuangan.
Namun perminataan itu ternyata tidak diindahkan, hingga akhirnya ia diganti oleh Purbaya Yudhi Sadewa.
Mantan Menko Polhukam, Mahfud MD membocorkan curhatan Sri Mulyani terkait alasannya ingin mundur dari jabatan Menteri Keuangan.
Baca juga: Harta Kekayaan MQ Iswara Wakil Ketua DPRD Jabar, Sebut Tunjangan Rumah Rp 71 Juta Tak Cukup
Kata Mahfud MD, Sri Mulyani sampai menangis saat menceritakan soal kepiluannya baru-baru ini.
Ternyata ada dua alasan Sri Mulyani tak lagi ingin menjabat sebagai Menteri Keuangan.
“Kalau yang dari dulu saya dengar juga tapi belum mendalami, tapi yang akhir-akhir sampai pemecatannya ini, saya mendengar bahwa beliau memang sampai dua kali minta mengundurkan diri kepada Presiden Prabowo, tapi belum dikabulkan sampai akhirnya di-reshuffle," ungkap Mahfud MD, dikutip SURYA.CO.ID dari Youtube Leon Hartono.
Pengajuan pengunduran diri Sri Mulyani baru diterima Prabowo dalam bentuk reshuffle kabinet di September 2025 kemarin.
"Ya istilahnya diganti, tapi sebenarnya proses yang mendahului untuk bu Sri Mulyani itu ya beliau mengajukan permohonan pengunduran diri dan itu disampaikan ke beberapa teman."
Baca juga: Sosok MQ Iswara Wakil Ketua DPRD Jabar Sebut Tunjangan Rumah Rp71 Juta Tak Cukup: Harus Minjam Bank
"Dia sudah mengajukan pengunduran diri tapi belum dijawab, akhirnya diberhentikan dengan reshuffle, sama saja," jelas Mahfud MD.
Alasan Sri Mulyani Mundur
Lebih lanjut, Mahfud MD membocorkan alasan Sri Mulyani akhirnya mengundurkan diri.
Pertama, Sri Mulyani mundur lantaran kecewa dengan tragedi penjarahan di rumahnya kawasan Bintaro, Tangerang Selatan.
Menurut Mahfud MD, Seri Mulyani kecewa negara tak hadir melindunginya secara maksimal saat rumahnya dijarah.
"Beliau (Sri Mulyani) sangat kecewa saya dengar 'kenapa rumah saya sampai dijarah seperti itu, negara tidak memberikan perlindungan yang cukup'."
"Kalau negara bisa mengatakan 'itu kan terjadi tiba-tiba'. Tapi semestinya diantisipasi kan, kalau sudah terjadi di rumah Sahroni, meskinya di tempat pejabat itu dijaga," papar Mahfud MD.
| Sosok Padeli, Kajari Bangka Tengah Baru 2 Bulan Menjabat, Kini Tersangka Pemerasan Baznas |
|
|---|
| Terungkap Sosok Pelapor Ijazah Palsu Wagub Babel Hellyana: Mahasiswa UBB |
|
|---|
| Kepala Kejaksaan Negeri Bangka Tengah Tersangka Suap Rp840 Juta, Ini Perkaranya |
|
|---|
| Wakil Gubernur Babel Hellyana Tersangka Ijazah Palsu: Awal Mula Kasus hingga Harta Kekayaan |
|
|---|
| Eks Kabareskrim Beber Soal Kaitan Pembunuhan Bocah SD di Cilegon dengan Jabatan atau Bisnis Ayahnya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20250911-Alasan-Sri-Mulyani-Minta-Mundur-hingga-2-Kali.jpg)