Senin, 13 April 2026

Reshuffle Kabinet

Profil Hasan Nasbi Dicopot Prabowo dari Kepala PCO, Pernah Mundur

Hasan Nasbi masuk deretan pejabat negara yang terkena reshuffle jilid III di Kabinet Merah Putih.

|
Editor: Fitriadi
Kompas.com/Irfan Kamil
KENA RESHUFFLE -- Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan, Hasan Nasbi masuk deretan pejabat negara yang terkena reshuffle jilid III di Kabinet Merah Putih. 

BANGKAPOS.COM - Hasan Nasbi dicopot dari jabatannya sebagai Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO).

Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika Angga Raka Prabowo dilantik menjadi Kepala Badan Komunikasi Pemerintah, nomenklatur baru PCO yang ditinggal Hasan Nasbi.

Kantor Komunikasi Kepresidenan adalah lembaga nonstruktural Indonesia yang melaksanakan komunikasi dan informasi kebijakan strategis dan program prioritas Presiden.

Baca juga: Nama-nama 11 Pejabat Dilantik Jadi Menteri, Wamen, Kepala Staf Kepresidenan Hingga Utusan Khusus

Sebelumnya, lembaga ini bernama Kantor Komunikasi Kepresidenan, dan dibentuk berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2024

Hasan Nasbi masuk deretan pejabat negara yang terkena reshuffle jilid III di Kabinet Merah Putih.

Ada 11 pejabat baru yang dilantik Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Jakarta pada Rabu (17/9/2025).

Baca juga: Profil Djamari Chaniago, Dulu Pecat Prabowo, Kini Dilantik Jadi Menko Polkam, Siapa Dia Lebih Jauh?

Pemberhentian dan pergantiN pejabat itu diatur dalam Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 96/P Tahun 2025 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri dan Wakil Menteri Negara Tahun 2024-2029, yang dibacakan oleh Deputi Bidang Administrasi Aparatur Kementerian Sekretariat Negara, Nunik Purwanti.

Profil Hasan Nasbi

Hasan Nasbi merupakan sosok pengamat dan konsultan politik asal Bukittinggi, Sumatera Barat.

Pria kelahiran 1979 ini diketahui memiliki trah keturunan dari tokoh cendikiawan dan ulama Indonesia, yakni mendiang Buya Syafii Maarif.

Hasan Nasbi pernah mengenyam pendidikan di SMA 2 Bukittinggi dan melanjutkan kuliah ke Ilmu Politik Universitas Indonesia (UI).

Ia juga pernah menjadi wartawan pada 2005-2006.

Pada 2006-2008, Hasan Nasbi bekerja sebagai peneliti di Pusat Kajian Politik Universitas Indonesia. Hingga akhirnya, ia mendirikan lembaga survei Cyrus Network.

Dalam perjalanannya sebagai konsultan politik, nama Hasan Nasbi melejit ketika menjadi konsultan politik Jokowi dan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok pada Pilkada 2012 Jakarta.

Kala itu, Hasan Nasbi sukses membantu mengantarkan Jokowi-Ahok menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved