Lagi, Prajurit TNI Tewas Diduga Dianiaya Senior Saat Bertugas di Papua

Lagi, Prajurit TNI Tewas Diduga Dianiaya Senior, TNI AD Pastikan Kasus Pratu Farkhan Diusut Tuntas

Penulis: Evan Saputra CC | Editor: Evan Saputra
Shutterstock
Lagi, Prajurit TNI Tewas Diduga Dianiaya Senior, TNI AD Pastikan Kasus Pratu Farkhan Diusut Tuntas. Foto ilustrasi penganiayaan 

BANGKAPOS.COM - Kasus kematian prajurit TNI kembali mencuat. Kali ini, Pratu Farkhan Sauqi Marpaung dilaporkan meninggal dunia saat bertugas di Papua dan diduga menjadi korban penganiayaan oleh seniornya.

TNI Angkatan Darat menegaskan komitmennya untuk mengusut kasus tersebut secara profesional, transparan, dan tanpa pandang bulu demi menegakkan keadilan serta menjaga kehormatan institusi.

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen Donny Pramono memastikan TNI AD akan mengusut kaus kematian Pratu Farkhan Sauqi Marpaung secara profesional.

Seperti diketahui, Pratu Farkhan meninggal dunia diduga akibat dianiaya seniornya saat bertugas di Papua.

"Pmpinan TNI AD berkomitmen untuk mengusut tuntas kasus ini secara profesional, adil, dan bertanggung jawab, demi menjaga keadilan bagi almarhum, keluarganya, serta kehormatan institusi TNI Angkatan Darat," tegas Brigjen Donny, sebagaimana dilaporkan Jurnalis KompasTV, Putu Trinanda, Minggu (4/1/2026).

Ia menegaskan sejak awal kasus mencuat telah mengambil langkat tegas, di antaranya mengamankan terduga pelaku yang merupakan prajurit senior.

"Dugaan keterlibatan oknum prajurit senior telah ditindaklanjuti dengan mengamankan yang bersangkutan dan melakukan proses investigasi secara menyeluruh oleh unsur komando terkait," ungkapnya.

Ia melanjutkan, kasus tersebut saat ini tengah dalam tahap penyelidikan guna memastikan fakta secara objektif dan transparan.

"Kami menegaskan bahwa TNI AD tidak menoleransi segala bentuk kekerasan di luar aturan, terlebih yang mengakibatkan hilangnya nyawa prajurit," ucapnya.

Bigjen Donny memastikan apabila hasil penyelidikan terbukti adanya pelanggaran hukum maupun disiplin militer, maka proses hukum akan ditegakkan secara tegas sesuai ketentuan yang berlaku.

Terduga Pelaku Diamankan

Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Darat (AD) buka suara terkait kasus kematian Pratu Farkhan Sauqi Marpaung yang diduga menjadi korban kekerasan oleh seniornya. 

Korban sebelumnya ditugaskan di zona perbatasan Papua-Papua Nugini.

Kadispenad Brigjen TNI Donny Pramono mengungkapkan, pihaknya telah mengambil langkat tegas sejak kasus tersebut mencuat, dan telah mengamankan terduga pelaku penganiayaan.

"Sejak awal kejadian, TNI AD langsung mengambil langkah cepat dan tegas,"kata Brigjen Donny, sebagaimana dilaporkan Jurnalis KompasTV, Putu Trisnanda, Minggu (4/1/2026).

"Dugaan keterlibatan oknum prajurit senior telah ditindaklanjuti dengan mengamankan yang bersangkutan dan melakukan proses investigasi secara menyeluruh oleh unsur komando terkait," sambungnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved