Rabu, 27 Mei 2026

CPNS 2026

Tes CPNS 2026 Bakal Dibuka, Fresh Graduate Jadi Perhatian Kemenpan RB

Rencana tes CPNS 2026 di antaranya untuk menutup kursi 160.000 ASN yang sudah pensiun pada tahun 2025.

Tayang:
Editor: Fitriadi
Bangkapos.com/Cepi Marliant
TES CPNS - Sejumlah peserta seleksi tes SKD CPNS saat bersiap-siap mengikuti pelaksanaan tes di Balai Diklat BKPSDMD Kabupaten Bangka Selatan, Rabu (6/11/2024). Pemerintah RI berencana membuka rekrutmen Aparatur Sipil Negara (ASN) pada tahun 2026. 

BANGKAPOS.COM - Pemerintah RI berencana membuka rekrutmen Aparatur Sipil Negara (ASN) pada tahun 2026.

Rencana tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) ini di antaranya untuk menutup kursi 160.000 ASN yang sudah pensiun pada tahun 2025.

Jumlah PNS yang purna tugas diperkirakan akan terus bertambah pada tahun ini.

Namun Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini belum memastikan kapan pembukaan tes CPNS 2026.

Sebab, seleksi CPNS membutuhkan waktu yang panjang karena ada sejumlah tahapan perhitungan anggarannya.

Baca juga: CPNS 2026: Inilah Syarat dan Dokumen yang Bisa Dipersiapkan

"Prosesnya sangat panjang ya, kesiapan anggarannya, misalnya 160.000 tapi anggarannya belum bisa seluruhnya kita isi, misalnya gitu," kata Rini saat diwawancarai di kantornya, Selasa (24/2/2026).

Baca juga: Menu MBG Ternyata Bukan Rp 15.000 Per Porsi

Rini menyebut, sudah bersurat kepada Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa terkait anggaran untuk tes CPNS.

"Kami sudah bersurat ke Menteri Keuangan untuk segera dihitung begitu ya," kata Rini.

Rini Widyantini mengungkapkan bahwa sebanyak 160.000 ASN sudah purnatugas alias pensiun pada tahun 2025.

Rini membuka sinyal peluang dibukanya seleksi CPNS 2026 untuk mengisi kekosongan tersebut meski belum ada pengumuman resmi.

"Kami kan sudah menyediakan sekitar 160.000 pensiun yang memang harus diisi. Mudah-mudahan, mudah-mudahan (di 2026 ada tes CPNS)," kata Rini.

Terlepas dari itu, Rini mengungkapkan bahwa pemerintah memberikan perhatian kepada lulusan baru yang ingin bergabung menjadi ASN.

"Kami sangat concern terhadap para fresh graduate untuk bisa ikut serta membantu birokrasi ini," ucapnya.

Ia menegaskan bahwa saat ini Kementerian PANRB masih meminta setiap kementerian dan lembaga memetakan kebutuhan, termasuk kompetensi yang dibutuhkan di setiap instansi.

"Yang paling penting itu kompetensinya. Harus disesuaikan dengan strategi kementerian dan program prioritas presiden," kata dia.

Sumber: bangkapos
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved